Jumat, 02 Oct 2020
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali

Desa Kukuh Buat Program Order Celeng Galungan

12 Agustus 2020, 19: 03: 02 WIB | editor : I Komang Gede Doktrinaya

Desa Kukuh Buat Program Order Celeng Galungan

ORDER : Famplet program Order Celeng Galungan yang digelar Desa Kukuh-Kerambitan. (istimewa)

Share this      

TABANAN, BALI EXPRESS - Adanya wabah virus ASF yang menyebabkan ribuan ternak babi mati beberapa waktu lalu, membuat peternak babi di wilayah Tabanan sampai saat ini masih takut untuk berternak babi lagi. Kondisi ini  menyebabkan kelangkaan babi yang membuat harganya meningkat. Padahal, sebentar lagi masyarakat Bali akan menyambut hari raya Galungan yang identik dengan acara Mapatung atau memotong babi bersama-sama.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemerintah Desa Kukuh, Kecamatan Kerambitan, Tabanan, melalui BUMDesnya meluncurkan program 'Order Celeng Galungan'. Diakui Perbekel Desa Kukuh, I Nyoman Widhi Adnyana, pasca wabah ASF terjadi masyarakat agak kesulitan mencari babi karena peternak banyak yang belum berani memelihara babi kembali, lantaran takut ternaknya akan mati lagi.

"Saat Galungan nanti dapat dipastikan masyarakat akan susah mencari babi untuk dipotong. Untuk itu, BUMDes Kukuh Winangun Desa Kukuh – Kerambitan, membantu masyarakat untuk mencarikan babi dengan program ‘Order Celeng Galungan’ tersebut," ujarnya, Rabu (12/8).

Program ini  disambut antusias masyarakat Desa Kukuh. Hal itu dibuktikan dengan jumlah Sekaa Mapatung yang telah memesan babi di BUMDes Kukuh Winangun. "Sampai saat ini sudah 14 Sekaa Mapatung yang order babi di BUMDes," imbuhnya.

Selain untuk membantu masyarakat, program ini juga digelar untuk mengantisipasi permainan harga. Agar tradisi Mapatung ini tidak sampai hilang hanya karena kesulitan mencari babi. Di samping itu, BUMDes memiliki peran dan tugas penting dalam rangka pemenuhan kebutuhan warga, salah satunya dalam rangka pemenuhan kebutuhan daging babi saat Galungan. "Secara bisnis tentunya untuk menambah pendapatan BUMDes yang pada akhirnya akan menyokong Pendapatan Asli Desa (PAD)," lanjut Widhi Adnyana.

Ditambahkannya,  untuk memeroleh babi, BUMDes Kukuh Winangun bermitra dengan peternak babi yang masih memiliki stok babi sehat yang ada di Bali. "Jadi, program ini menawarkan pembelian babi dengan berat 100 kilogram, siap diantar sampai lokasi memotong (nampah), dan harga sesuai dengan tabel saat hari raya," pungkasnya.

(bx/ras/rin/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news