Sabtu, 24 Jul 2021
baliexpress
Home > Bisnis
icon featured
Bisnis

New Normal, Permintaan Sepeda Kembali Normal

20 Agustus 2020, 21: 59: 17 WIB | editor : Nyoman Suarna

New Normal, Permintaan Sepeda Kembali Normal

SEPEDA : Salah satu toko sepeda yang berada di Jalan Surapati, Denpasar, Kamis (20/8). (AGUNG BAYU/BALI EXPRESS)

Share this      

DENPASAR, BALI EXPRESS – Sejak awal pandemi Covid-19, masyarakat digandrungi oleh virus sepeda. Hal itu berimbas pada penjualan sepeda di beberapa toko yang khusus menjual sepeda. Bahkan kenaikan penjualan hingga tiga kali lipat dari sebelumnya. Namun sejak berlakunya new normal, permintaan sepeda pun ikut kembali normal.

Pemilik toko sepeda di kawasan Jalan Surapati, Ari Himawan yang ditemui di tokonya, Kamis (20/8) siang mengatakan, penjualan sepeda di tempatnya memang melonjak saat awal-awal pandemi. “Dua bulan (pertama awal pandemi) sempat ramai. Dalam sehari bisa laku 10 hingga 15 buah sepeda,” kata Ari.

“Ya sekarang sudah normal kembali. Sehari paling laku tiga sampai lima sepeda,” sambungnya terkait penjualan sepeda setelah berlakunya new normal.

Baca juga: Denpasar Catat Angka Kesembuhan Covid-19 Tertinggi di Indonesia

Selama masa pandemi ini, jenis sepeda yang paling dicari yakni sepeda lipat dan sepeda gunung. “Sepeda gunung dan sepeda lipat banyak dicari. Tapi kebanyakan yang harganya di bawah Rp 3 juta,” katanya.

Sementara untuk kisaran harga sepeda di tempatnya, mulai hanya Rp 1 juta-an hingga Rp 11 jutaan, tergantung merek dan jenis sepeda tersebut. 

Selain menjual sepeda, di tempatnya tersebut juga menjual berbagai spare part sepeda hingga pernak-pernik hiasan sepeda.

Salah satu penggemar sepeda, Kadek Lia Sonia mengaku memilih sepeda lipat karena mudah dibawa. Selain itu, ukurannya yang standar juga membuat nyaman saat digunakan.

“Kalau yang lipat ini enak, gampang dibawa. Misalnya mau pergi ke tempat yang lumayan jauh, bisa dimasukkan ke mobil. Gak repot. Nyaman juga pas dikayuh. Pas dengan saya,” kata dia.

(bx/dhi/man/JPR)

 TOP