Senin, 28 Sep 2020
baliexpress
Home > Enjoy Bali
icon featured
Enjoy Bali

Poleng Band Rilis 'Silih-silih Kambing'

23 Agustus 2020, 14: 15: 17 WIB | editor : I Komang Gede Doktrinaya

Poleng Band Rilis 'Silih-silih Kambing'

KAMBING : Proses pembuatan video klip Poleng Band bertajuk 'Silih-silih Kambing'. (istimewa)

Share this      

SINGARAJA, BALI EXPRESS-Grup musik Poleng Band kembali merilis lagu dan video klip terbaru berjudul 'Silih-silih Kambing'. Rilis karya kali ini tergolong cukup cepat. Padahal, enam bulan lalu, Poleng Band baru merilis lagu 'Ampura'.

Lagu yang dirilis kali ini, tak seperti  biasanya yang hanya bertajuk tentang cinta. Lagu 'Silih-silih Kambing' mengangkat tentang peristiwa sosial di masyarakat. Di Bali istilah 'Silih-silih Kambing' kerap ditujukan kepada orang yang meminjam barang dan tak kunjung dikembalikan lagi.

Rilis lagu 'Silih-silih Kambing' dilakukan bertepatan dengan Tilem Sasih Karo, Selasa 18 Agustus lalu. Vokalis Poleng Band, De Goes, menuturkan, rilis lagu dan video klip terbaru ini juga dikaitkan dengan Hari Kemerdekaan RI ke- 75 tahun.

“Kami memang sengaja mengambil tanggal ini, selain bertepatan dengan tilem juga masih dalam semarak Hari Kemerdekaan RI. Pas tanggalnya 18, ya kita rilis juga pada pukul 18.00 Wita. Agar lebih cantik saja, dan semoga karya kami dapat diterima oleh banyak orang,” tuturnya, Rabu (19/8).

Terkait konsep lagu dan video klip, De Goes mengatakan, untuk tema lagu kali ini memang berbeda dengan karya Poleng Band sebelumnya.

“Lagu yang ini tidak tentang jatuh cinta dan sakit hati, tapi lebih kepada peristiwa sosial di masyarakat. Sudah cukup gamblang kita sampaikan di liriknya. Rekaman musik kami lakukan di Demores Rumah Musik. Nah, untuk video klip kami kolaborasi dengan Komunitas Mahima lewat pantomime, dan ini yang menarik sesungguhnya” ucapnya.

Dikatakannya, dari awal personel Poleng Band memang ingin membuat konsep video klip yang berbeda. Pembahasan tentang video klip, dilakukan hampir selama dua bulan lebih. Dari konsep video diambil sendiri-sendiri, lalu digabungkan agar menyesuaikan dengan kondisi pandemi hingga konsepnya ingin menampilkan video kambing ditambah dengan animasi.

“Setelah melihat Komunitas Mahima membuat video pantomime,  akhirnya seluruh personel sepakat untuk membuat video klip dengan pantomime. Komunikasi dengan Mahima dibangun dan sepakat untuk berkolaborasi,” imbuhnya.

Pria yang merupakan pegawai di Disdikpora Buleleng ini, menyebut, proses pembuatan video klip ini yang paling lama. “Kami menyerahkan lagu dan lirik 'Silih-silih Kambing' kepada Agus Wiratama yang menjadi sutradara. Selanjutnya dibuatkan skenarionya dan memilih pemain,” jelasnya.

Setelah itu, dilanjutkan dengan proses latihan dengan dua aktor, Andi Eli dan Arlingga H.N. Kemudian dilakukan pengambilan gambar dan proses editing. Video klip ini dikerjakan hampir selama sebulan. Situasi pandemi ini juga sedikit menghambat dalam proses pengerjaan video klip.

Sementara itu, sutradara video klip, Agus Wiratama, mengatakan, sesungguhnya bukan hal baru untuk mempertemukan musik dan pertunjukan teater. Musik dan teater, dikatakan Agus, memang selalu bertemu. 

“Dalam penggarapan video klip Poleng Band, terasa kedua media seni ini bertemu dan menyingkapkan diri masing-masing. Kerja interdisiplin terasa jelas dalam garapan ini. Musik dan teater bekerja dengan metode masing-masing sampai bertemu pada satu titik dalam proses mencipta” jelasnya.

(bx/dik/rin/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news