Senin, 28 Sep 2020
baliexpress
Home > Sportainment
icon featured
Sportainment

Jaring Atlet, ESI Badung Sasar Usia Produktif

02 September 2020, 17: 30: 42 WIB | editor : Nyoman Suarna

Jaring Atlet, ESI Badung Sasar Usia Produktif

Ni Made Artini (ISTIMEWA)

Share this      

MANGUPURA, BALI EXPRESS - Pengkab E-Sport Indonesia (ESI) Badung berencana menjaring atlet potensial yang disiapkan dalam berbagai event yang membawa nama Kabupaten Badung. Rencananya, atlet yang dijaring lewat berbagai event E-Sport adalah mereka yang umur produktif.

Hal itu diutarakan Ketua Pengkab ESI Badung, Ni Made Artini saat ditemui Bali Express (Jawa Pos Grup), Rabu (2/9). Menurutnya, umur tersebut sangat tepat dengan ditopang fisik dan pikiran yang masih fresh.

"Sebenarnya, di E-Sport itu tidak ada batasan usia, mau muda sampai tua. Tapi, kami memiliki target umur yang cocok menjadi atlet kami. Kalau dipakai angka, rencana dari rentang umur 14-22 tahun," ucap Ni Made Artini.

Lalu wadah seperti apa nantinya yang dipakai untuk menjaring atlet tersebut? Yang pasti kejuaraan atau turnament. Dalam masa sekarang, kata Artini, kejuaraan yang menghadirkan orang banyak dalam satu tempat, pasti butuh izin sangat ketat. Kemungkinan besar, konsep event yang digunakan dengan daring atau online.

"Selain lebih praktis, konsep online bisa juga menekan biaya. Kalau nanti event diperbanyak, otomatis kami bisa tahu seberapa banyak potensi pemain E-Sport di Kabupaten Badung," tegas Artini.

Namun, seperti apa nanti standarisasi atlet yang dijaring, bakal dikoordinasikan dengan pelatih maupun bidang prestasi. Yang jelas, sambil jalan, pihaknya ingin lebih mengenalkan lagi keberadaan E-Sport di Badung, mulai dari selatan hingga utara.

Seperti halnya gebrakan yang sudah dilakukan belum lama ini. ESI Badung sukses menggelar event di tengah pandemi dengan mempertandingkan dua game yakni Mobile Legend dengan jumlah 60 tim serta PUBG Mobile sebanyak 80 tim se-Bali.

"Para peserta sangat antusias. Bahkan mereka berkehendak supaya digeber lagi dalam waktu dekat. Tapi sabar dulu, harus diperhitungkan matang-matang," tegasnya.

Mengingat E-Sport juga baru dikukuhkan oleh KONI sebagai cabor prestasi, pihaknya bakal gencar mensosialisasikan cabor ini. Jalannya dengan menggandeng pihak-pihak terkait, seperti KONI maupun Disdikpora. "Tapi sekarang masih belum bisa bergerak cepat, karena pengurus belum dilantik. Tapi, secara yuridis, E-Sport sudah dikukuhkan menjadi salah satu cabor prestasi di KONI," tandasnya.

baca juga : Jadi Cabor Prestasi KONI, Peminat E-Sport Makin Membludak

(bx/dip/man/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news