Senin, 28 Sep 2020
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali

Debit Air Turun, Perumda Tirta Hita Bangun Tiga Sumur

13 September 2020, 20: 19: 43 WIB | editor : I Komang Gede Doktrinaya

Debit Air Turun, Perumda Tirta Hita Bangun Tiga Sumur

Dirut Perumda Tirta Hita, Made Lestariana. (Putu Mardika/Bali Express)

Share this      

SINGARAJA,  BALI EXPRESS – Musim kemarau membuat debit air bersih yang dikelola oleh Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Hita Buleleng, mengalami penurunan yang cukup signifikan. 

Penurunan debit air bersih mencapai 30 persen, dari total debit air dihasilkan 761 liter/detik. Kondisi ini membuat sejumlah daerah yang menjadi jangkauan pelayanan air bersih Perumda, mengalami sedikit kesulitan air bersih.

Direktur Utama (Dirut) Perumda Air Minum Tirta Hita Buleleng, Made Lestariana, menjelaskan, akibat adanya penurunan debit air pada sumber-sumber mata air, terjadi gangguan pelayanan kepada pelanggan air bersih yang ada di wilayah Kabupaten Buleleng. Tak tanggung-tanggung, jumlah yang terdampak mencapai 55 ribu lebih pelanggan.

Gangguan pelayanan air bersih itu, kata Lestariana, sangat dirasakan ketika memasuki waktu beban puncak, yakni pagi dan sore hari. "Dari pengalaman sebelumnya, pengurangan debit air itu sampai 30 persen biasanya di puncak musim kemarau. Tentu dengan kondisi ini, menimbulkan persoalan dari sisi pelayanan," kata Lestariana, Minggu (13/9) siang.

Sejatinya, menurut Lestariana, total debit air bersih yang dihasilkan sebesar 761 liter/detik itu, jika pada musim normal sangat over (melebihi). Persoalan waktu beban puncak ditengah menurunnya debit air karena musim kemarau, diakui Lestariana, terjadi karena sistem pendistribusian air belum semua secara gravitasi.

"Belum gravitasi semua, 80 persen dengan pompa, hampir 50 persen tembak langsung melalui reservoar. Jadi, kendalanya ada di beban waktu puncak, pagi dan sore hari. Makanya, kami sering imbau masyarakat untuk menampung air. Kalau gangguan sampai 24 jam, kami bantu dengan mobil tangki," jelasnya.

Solusinya, Perumda Air Minum Tirta Hita Buleleng, sebut Lestariana, kini telah membangun tiga sumur bor untuk meningkatkan kapasitas debit air di Buleleng. Tiga sumur bor yang dibangun itu berada di Desa Tinga-Tinga Kecamatan Seririt, Desa Klibukbuk Kecamatan Buleleng, dan Desa/Kecamatan Kubutambahan.

"Masing-masing kapasitas (debit air) dibangun 10 liter/detik, walaupun nanti yang dihasilkan bisa lebih, tapi kami estimasikan sesuai rencana teknis itu 10 liter/detik. Kalau investasinya sekitar Rp 700 juta untuk satu sumur bor. Ini untuk meningkatkan pelayanan air bersih kepada pelanggan," pungkas Lestariana. 

(bx/dik/rin/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news