Senin, 28 Sep 2020
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali

Dua Pasien Covid-19 di Buleleng Meninggal, 24 Orang Sembuh

13 September 2020, 20: 28: 07 WIB | editor : I Komang Gede Doktrinaya

Dua Pasien Covid-19 di Buleleng Meninggal, 24 Orang Sembuh

Ketut Suweca. (Putu Mardika/Bali Express)

Share this      

SINGARAJA,  BALI EXPRESS–Gugus Tugas kembali melaporkan dua orang pasien yang hasil swabnya terkonfirmasi positif meninggal. Masing-masing berasal dari Kecamatan Buleleng, dan Kecamatan Seririt. Dengan adanya penambahan ini, secara kumulatif kasus kematian akibat Covid-19 telah mencapai 18 orang. 

Berdasarkan data  dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Buleleng, untuk pasien meninggal dunia  asal kecamatan Buleleng, laki-laki, berusia 65 tahun, meninggal Kamis (20/8) lalu, di RSUD Buleleng dengan hasil swab terkonfirmasi positif. Pasien dinyatakan meninggal karena memiliki penyakit penyerta diabetes tipe dua, hipertensi, serta gagal ginjal. 

Sedangkan pasien asal Kecamatan Seririt, laki-laki berusia 65 tahun, meninggal dunia di RS KDH BROS,  Sabtu (12/9) kemarin sekira pukul 21.00 Wita. Pasien dirawat di rumah sakit sejak satu minggu lalu, dengan keluhan sesak napas, dan batuk berdahak. 

Namun, setelah dilakukan swab test, hasilnya positif Covid-19. Kondisi pasien kemudian kian melemah, karena juga memiliki riwayat sakit gagal ginjal, yang membuatnya harus rutin melakukan cuci darah dua kali dalam seminggu. 

Selain melaporkan dua pasien yang meninggal, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Buleleng, I Ketut Suweca, mengumumkan, Minggu (13/9) terdapat penambahan sembilan kasus positif Covid-19. Rinciannya delapan orang diantaranya berasal dari Kecamatan Buleleng, dan satu orang lainnya asal Kecamatan Sawan. 

Kemudian pasien yang dinyatakan sembuh sebanyak 24 pasien Covid-19. Dengan rincian empat orang asal Kecamatan Sawan. 10 orang asal Kecamatan Buleleng. Dua orang asal Kecamatan Gerokgak. Satu orang asal Kecamatan Banjar. Dua orang asal Kecamatan Sukasada. Dua orang asal Kecamatan Seririt. Satu orang asal Kecamatan Kubutambahan. Satu orang asal Kecamatan Busungbiu. Dan, satu orang lainnya asal Kecamatan Tejakula. 

Sementara yang masih dirawat sebanyak 95 orang. Dengan rincian, 23 orang dirawat di RSUD Buleleng. Satu orang dirawat di RS Bali Med. Dua orang dirawat di RS Karya Dharma Usada. 12 orang dirawat di RS Kertha Usada. Dua orang dirawat di RS Shanti Graha Seririt. Satu orang di RSJ Bangli. Dan, 54 orang sisanya cukup menjalani isolasi mandiri di rumah, karena gejala yang dialami tergolong ringan. 

(bx/dik/rin/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news