Sabtu, 28 Nov 2020
baliexpress
Home > Politik
icon featured
Politik

Peserta Kampanye Dibatasi, KPU Badung Ajak Patuhi Prokes

05 Oktober 2020, 07: 20: 59 WIB | editor : Nyoman Suarna

Peserta Kampanye Dibatasi, KPU Badung Ajak Patuhi Prokes

Ketua KPU Badung I Wayan Semara Cipta (DOK. BALI EXPRESS)

Share this      

MANGUPURA, BALI EXPRESS - KPU RI telah menerbitkan PKPU Nomo 13 Tahun 2020 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 6 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota Serentak Lanjutan Dalam Kondisi Bencana Nonalam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Salah satu aturan tersebut menekankan t pelaksanaan kampanye pada pemilihan serentak tahun 2020 yang wajib menerapkan protokol kesehatan (prokes).
Terkait dengan itu, khusus untuk Pilkada Badung, KPU setempat juga menekankan pentingnya penerapan prokes. Di antaranya menjaga jarak minimal 1 meter, wajib menggunakan masker, serta menyediakan sarana sanitasi yang memadai. Bahkan sesuai dengan PKPU tersebut, peserta kampanye dibatasi maksimal 50 orang.

“Ketentuannya sudah jelas dalam PKPU Nomor 13 Tahun 2020. Apabila kampanye tidak dilakukan melalui media daring, bisa dilakukan di dalam ruangan atau gedung tertutup. Dengan syarat, peserta keseluruhan paling banyak 50 orang,” ungkap Ketua KPU Badung I Wayan Semara Cipta alias Kayun Semara, Minggu (4/10).
Bagi peserta yang tetap melaksanakan kegiatan kampanye yang dilarang berdasarkan Pasal 88c PKPU Nomor 2020, bisa mendapat peringatan tertulis Bawaslu pada saat terjadinya pelanggaran. Apabila tidak mengindahkan peringatan tersebut dalam waktu satu jam sejak diterbitkan, maka bisa dilakukan penghentian dan pembubaran.
Kemudian terkait pelaksanaan debat publik atau debat terbuka, dilakukan salam studio lembaga penyiaran atau tempat lainnya dan disiarkan secara langsung. Pelaksanaannya selama tiga kali dan tetap menerapkan prokes dan mematuhi ketentuan penanganan Covid-19. Di Badung, karena hanya satu pasangan calon, pihaknya sempat menyatakan debat dikemas menjadi pemaparan visi misi yang dinilai tim panelis. Pesertanya juga dibatasi.
Berkenaan dengan itu, Kayun mengajak seluruh pihak untuk memperhatikan ketentuan ini sehingga Pilkada Badung bisa berjalan dengan lancar dan sukses.
“Jadi sekali lagi, mari sama-sama menaati prokes selama masa kampanye yang telah dimulai sejak 26 September 2020 lalu hingga 5 Desember 2020 mendatang,” tegas Kayun yang sudah di periode kedua menduduki posisi komisioner KPU Badung.

(bx/adi/man/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news