Sabtu, 28 Nov 2020
baliexpress
Home > Politik
icon featured
Politik

PKS Dukung Jaya-Wibawa di Pilwali Denpasar

05 Oktober 2020, 21: 30: 23 WIB | editor : Nyoman Suarna

PKS Dukung Jaya-Wibawa di Pilwali Denpasar

SERAHKAN REKOMENDASI: Penyerahan rekomendasi dukungan PKS dalam Pilkada Kota Denpasar kepada pasangan Jaya-Wibawa, Senin (5/10). (ISTIMEWA)

Share this      

DENPASAR, BALI EXPRESS – Dukungan partai politik terhadap pasangan calon walikota dan wakil walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara dan Kadek Agus Arya Wibawa (Jaya-Wibawa) terus bertambah. Senin (5/10), giliran Partai Keadilan Sejahtera (PKS) secara resmi mengarahkan dukungannya kepada pasangan ini.

Dukungan ini dituangkan dalam surat rekomendasi yang datang dari DPP PKS. Rekomendasi itu diserahkan langsung Ketua DPD PKS Kota Denpasar Ilham Ahmad. Sementara dari pihak Jaya-Wibawa yang menerima rekomendasi itu adalah Kadek Agus sendiri yang pada kesempatan tersebut didampingi Ketua Tim Pemenangan Jaya-Wibawa, Ketut Suteja Kumara. Bahkan, penyerahan dukungan juga disaksikan Ketua DPW PKS Bali, Hilmun Nabi’. 

Ilham Ahmad mengatakan, keputusan partainya untuk mengarahkan dukungan kepada Jaya-Wibawa telah melalui rangkaian proses politik yang cukup panjang.

Sebab sebelumnya, PKS juga sempat membangun komunikasi politik dengan pasangan Gede Ngurah Ambara Putra-Made Bagus Kertanegara (Amerta).

“Sebelumnya dari pasangan calon Jaya-Wibawa dan Amerta melakukan komunikasi politik dengan PKS,” ungkapnya.

Hasil komunikasi dengan dua pasangan ini kemudian diteruskan ke jajaran DPW dan DPP. Keputusan finalnya, PKS bulat menyatakan dukungan kepada Jaya-Wibawa. “Dengan konsep yang ditawarkan, kami memutuskan untuk mendukung pasangan Jaya-Wibawa,” imbuhnya.

Dikatakan, ada kesamaan visi dan misi antara PKS dan Jaya Wibawa dalam membangun Kota Denpasar. Salah satunya terkait semangat menyama-braya.

“Ini yang utama. Terlebih ini juga yang menjadi tradisi turun-temurun di Bali,” akunya.

Soal dukungan PKS dalam Pilkada Kota Denpasar ini memang terbilang terlambat dibandingkan partai lainnya. Dibandingkan dua wilayah lainnya seperti Jembrana dan Karangasem.

Seperti dikatakan Hilmun Nabi’, mengingat posisi PKS di legislatif yang saat ini tidak memiliki kursi, pihaknya memilih untuk menunggu pinangan dari pasangan calon yang ada. “Kami tahu dirilah,” katanya.

Tapi, kata dia, meski tidak punya kursi di legislatif, dia menegaskan jajarannya akan mengerahkan dukungan maksimal kepada pasangan Jaya-Wibawa dalam konteks pilkada kali ini. Salah satu modalnya, perolehan saat Pemilu 2019 lalu yang jumlahnya 13.800 suara. “Sebagai pendukung, kami punya kewajiban untuk memenangkan. Dan kami berharap, 13.800 suara PKS saat Pemilu 2019 lalu bulat mendukung Jaya-Wibawa. Ini tugas kami di internal PKS untuk mempromosikan Jaya-Wibawa,” imbuh Hilmun.

(bx/hai/man/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news