Sabtu, 24 Oct 2020
baliexpress
Home > Features
icon featured
Features

Kenalkan Budaya Bali, Pemuda Tabanan Buat Game VR Rindik Bali

07 Oktober 2020, 20: 10: 52 WIB | editor : I Putu Suyatra

Kenalkan Budaya Bali, Pemuda Tabanan Buat Game VR Rindik Bali

INSPIRATIF: Pemuda asal Kuwum, I Made Ochlan Pramana Putra yang menciptakan game VR untuk mengenalkan budaya Bali. (ISTIMEWA)

Share this      

TABANAN, BALI EXPRESS - Berbagai jenis games (permainan) bisa dijumpai di Playstore atau Appstore apabila kita jenuh dengan rutinitas sehari-hari. Namun siapa sangka jika anak muda Tabanan ini ternyata tak hanya bisa bermain game saja, tapi juga bisa menciptakan sebuah game Virtual Reality yang bahkan identik dengan kearifan lokal.

Adapun game yang diciptakan oleh pemuda asal Banjar Kuwum Tegalinggah, Desa Kuwum, Kecamatan Marga, Tabanan, ini adalah game simulasi Gamelan Bali / Nusantara. I Made Ochlan Pramana Putra, 23, menuturkan jika ide untuk menciptakan game itu muncul di tahun 2019 saat dia masih menjalani masa kuliah di STIMIK Primakara. Sebagai seorang pemuda di Bali, ketika itu dirinya merasa jarang bisa menghadiri latihan megambel di Balai Banjar bersama Sekaa Teruna Teruni (STT) setempat. Namun ia malah lebih dekat dengan gadget atau komputer.

"Kebetulan saya berkuliah di jurusan Teknik Informatika dan menyukai seni serta hobi bermain game. Jadi saya berfikir untuk bagaimana menyatukan itu semua," ujarnya Rabu (7/10).

Disamping itu kata dia, sejak di bangku SMK, dirinya sudah bisa membuat game android. Salah satu game yang pernah ia buat dan bisa didownload di Playstore bernama Belajar Memasak Nusantara The Game. Namun waktu itu pemuda yang akrab disapa Ochlan tersebut ingin mencoba hal baru dengan membuat game Virtual Reality dengan harapan di masa depan akan diminati para gamers di pasar Internasional dengan membawa kearifan lokal yang dimiliki oleh Nusantara khususnya Bali. "Sehingga saya mencoba membuat game Virtual Reality berupa simulasi gamelan," imbuhnya.

Lebih lanjut dijelaskannya jika game simulasi gamelan yang dirinya buat diawali dengan starup Rapid Raid Games yang ia rancang bersama tim. Kemudian di akhir tahun 2019 dirinya mencoba menyalurkan ide dan hobi serta seni nusantara di kolaborasikan menjadi satu ke dalam sebuah game simulasi. Dimana nantinya game ini bisa di download serta dimainkan oleh orang di seluruh dunia, bukan hanya gamers tapi pecinta seni juga bisa memainkanya. 

"Melalui game ini harapan saya dapat memperkenalkan budaya nusantara khusus di gamelan Bali dengan memanfaatkan Virtual Reality," sambungnya.

Untuk menyelesaikan satu buah game biasanya ia membutuhkan waktu hingga 1 bulan dan biasanya dominan ia kerjakan di rumah. Menurutnya mengerjakan di rumah lebih nyaman dan dekat dengan kebutuhan seperti gamelan serta seniman gamelan untuk membantu proses dalam pembuatan game. "Karena saya ingin game ini tetap mengacu dan sesuai pada pakem-pakem Bali atau aturan-aturan yang sudah ditetapkan. Dan di dalam game sudah ada juga tutorial cara memainkan dasar-dasar dari gamelan," bebernya.

Ochlan menambahkan jika dengan game simulasi  ini pemain bisa merasakan sensasi bermain gamelan melalui gadget namun seperti bermain nyata. Kendatipun demikian, dirinya menegaskan jika game ini akan pernah menggantikan taksu dari gamelan itu sendiri khususnya seniman gamelan ataupun gamelan aslinya maupun pengrajin gamelan itu sendiri. 

"Tujuan dibuatnya game ini adalah untuk memperkenalkan budaya nusantara khususnya gamelan Bali ke pada dunia secara Virtual Reality agar mereka memiliki imajinasi atau gambaran awal tentang budaya kita, dan berujung pada keinginan untuk menikmati gamelan aslinya secara langsung atau merasakan Taksu Bali secara nyata," tegas pemuda kelahiran 27 Oktober 1997 tersebut.

Sebab menurutnya, saat ini kita sudah memasuki industry 4.0 sehingga mau tidak mau harus bisa menyesuaikan serta mengikuti perkembangan zaman tanpa meninggalkan budaya asli Indonesia.  "Dan saat ini game yang sudah saya buat itu di beri nama “ Gamelan Hit VR Rindik “ dan sudah bisa di download Oculus Store untuk perangkat Oculus Rift/Rift S. Serta di tahun 2021 Q3 kami akan merilis game simulasi “ Gangsa Bali VR “ ,  “ Cengceng Bali VR “ , “ Gender Bali VR “ , Kendang Bali VR “," pungkasnya.

(bx/ras/yes/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news