Sabtu, 24 Oct 2020
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali

Kunjungi Serangan, Menpar Berharap Industri Pariwisata Tetap Survive

15 Oktober 2020, 21: 42: 24 WIB | editor : Nyoman Suarna

Kunjungi Serangan, Menpar Berharap Industri Pariwisata Tetap Survive

TUKIK: Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio melepasliarkan tukik (anak penyu) di Pulau Serangan, Kamis (15/10). (AGUNG BAYU/BALI EXPRESS)

Share this      

DENPASAR, BALI EXPRESS - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio melakukan kunjungan ke Bali. Salah satu kegiatannya melakukan pelepasliaran tukik (anak penyu) dan transplanlasi terumbu karang, Kamis (15/10). Dalam kesempatan itu, ia berharap kesadaran masyarakat terhadap kelangsungan hidup penyu semakin meningkat.

Menteri Wishnutama mengatakan, penyu merupakan salah satu satwa dilindungi, karena keberadaannya saat ini semakin sedikit akibat pencemaran lingkungan dan aktivitas yang dilakukan manusia. “Melalui kegiatan pelepasliaran tukik ini, diharapkan dapat menggugah kesadaran masyarakat akan pentingnya melestarikan penyu,” jelasnya.

Selain pelepasliaran tukik, Wishnutama juga melakukan transplanlasi terumbu karang yang rencananya bakal ditanam di perairan Pulau Serangan. Dipilihnya Pulau Serangan untuk kegiatan ini, menurut Wishnutama, karena kondisi perairan di Pulau Serangan masih bagus, dan hingga saat ini jumah spesies terumbu karang yang ditemukan di Pantai Serangan masih tergolong banyak. 

Melalui kunjungannya ke Pulau Serangan, Menteri Wishnutama berharap industri pariwisata di Serangan tetap bisa bertahan dalam kondisi sepi seperti saat ini. “Meskipun saat ini pariwisata masih sepi, kami berharap pelaku industri tetap survive dan melakukan aktivitas dengan tetap menerapkan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah,” paparnya. 

Sementara itu, Made Sukanta, Direktur TCEC Serangan mengatakan, saat ini kesadaran masyarakat Serangan terhadap kelestarian penyu sudah sangat baik. Bahkan dalam upaya konservasi, masyarakat Serangan selalu dilibatkan. "Kesadaran masyarakat terhadap pelestarian penyu saat ini sudah sangat bagus. Karena saat ini masyarakat tidak lagi menggunakan penyu sebagai bahan pangan,” tambahnya.

(bx/gek/man/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news