Sabtu, 24 Oct 2020
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali

Bawaslu Bidik Anggota Dewan Ikut Kampanye Tanpa Surat Cuti

15 Oktober 2020, 22: 13: 07 WIB | editor : I Komang Gede Doktrinaya

Bawaslu Bidik Anggota Dewan Ikut Kampanye Tanpa Surat Cuti

Komisioner Bawaslu Tabanan, I Ketut Narta. (istimewa)

Share this      

TABANAN, BALI EXPRESS - Masa kampanye pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Tabanan dalam Pilkada Tabanan 2020 hingga saat ini masih berlangsung. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Tabanan pun telah melakukan upaya pencegahan, guna mengantisipasi adanya pelanggaran kampanye.

Komisioner Divisi Pengawasan, Hubungan Antar Lembaga, dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Tabanan, I Ketut Narta, menjelaskan, upaya pencegahan yang dilakukan dengan memberikan surat cegah dini dan melakukan komunikasi intens dengan penghubung ( LO) kedua paslon serta jajaran di tingkat desa dan kecamatan.

"Kita imbau agar senantiasa melakukan koordinasi dan komunikasi sebelum kedua tim paslon melakukan kampanye," tegasnya, Kamis (15/10).

Demikian juga saat di lapangan, dalam pengawasan dilakukan pencegahan ketika ada hal-hal yang dilarang sesuai dengan peraturan perundang-undangan, seperti pemasangan alat peraga kampanye (APK) bukan pada zona yang telah ditetapkan oleh KPU Tabanan.

Selain itu, melakukan persembahyangan di cegah agar tidak memakai atribut atau simbol parpol maupun simbol paslon, serta bahan kampanye ke area tempat ibadah.

Selain itu, pihaknya juga membidik anggota dewan yang tidak mengantongi surat cuti dalam kegiatan kampanye pada hari kerja. Hal ini akan ditindaklanjuti sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Sesuai dengan PKPU RI Nomor 11 Tahun 2020 tentang Perubahan atas PKPU RI Nomor 4 Tahun 2017, Pasal 63 menyebutkan, Gubernur, Wakil Gubernur, Bupati, Wakil Bupati, Walikota, Wakil Walikota, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi atau Kabupaten/Kota, pejabat negara lainnya, atau pejabat daerah dapat ikut kegiatan kampanye dengan mengajukan izin kampanye, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

"Sejauh ini kita mendapatkan laporan ada dua orang anggota DPRD Kabupaten dan anggota DPR RI yang tidak bisa menunjukkan surat cuti saat mengikuti kampanye pada hari kerja," imbuhnya.

Kedua oknum anggota dewan tersebut tidak bisa menunjukkan surat cuti pada dua acara kampanye berbeda. Satu di wilayah Kecamatan Tabanan digelar pada hari Rabu (hari kerja) dan satu lagi di wilayah Kecamatan Pupuan digelar pada hari Selasa.

Atas temuan tersebut, melalui Panwascam setempat, pihaknya telah melakukan teguran kepada masing-masing oknum, dan keduanya pun berjanji tidak akan mengulangi hal tersebut dalam kampanye berikutnya. 

"Alasannya tidak bisa menunjukkan surat cuti karena  keburu membuat surat, sedangkan yang satu lagi alasannya karena masa reses, padahal reses tidak bisa disamakan dengan kegiatan kampanye yang dilakukan. Dan oknum ini meminta maaf serta berjanji pada kampanye berikutnya akan melengkapi diri dengan surat cuti," tegasnya.

Di samping itu, Bawaslu Tabanan juga akan mengirimkan rekomendasi ke KPU Tabanan terkait hal tersebut. Sehingga nantinya sanksi yang akan diberikan kepada para legislator ini, ditentukan oleh KPU Tabanan sesuai dengan PKPU yang berlaku. 

"Saat ini kita masih kaji, mungkin besok rekomendasinya sudah kita sampaikan ke KPU. Hanya saja kita tidak merekomendasikan sanksi apa yang diberikan kepada anggota dewan yang melanggar. Kita hanya menyampaikan bahwa ada anggota dewan  melakukan pelanggaran, dan sanksi ditentukan KPU sesuai PKPU yang berlaku," pungkas Narta. 

(bx/ras/rin/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news