Sabtu, 24 Oct 2020
baliexpress
Home > Bisnis
icon featured
Bisnis

Spirit Of Sobean, Durian Hingga Salak Madu Jadi Bidikan Unggulan

16 Oktober 2020, 14: 06: 05 WIB | editor : I Komang Gede Doktrinaya

Spirit Of Sobean, Durian Hingga Salak Madu Jadi Bidikan Unggulan

LOKAL : Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana, melihat pameran buah lokal Buleleng yang dilaksanakan setiap Jumat di areal Taman Kota Singaraja. (Putu Mardika/Bali Express)

Share this      

 SINGARAJA, BALI EXPRESS-Buah lokal di Buleleng diusulkan menjadi produk unggulan dalam konsep 'The Spirit of Sobean' yang segera akan diluncurkan Pemkab Buleleng. Dipilihnya buah lokal karena memiliki kualitas yang baik.

Kepala Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Buleleng, Made Sumiarta, saat dikonfirmasi Jumat (16/10), menjelaskan, produk hasil pertanian lokal Buleleng memang dikenal memiliki kualitas yang baik. Buah-buahan tersebut tersebar di sejumlah wilayah di Buleleng.

Bahkan, beberapa diantaranya telah dikembangkan dan dibudidayakan.  Termasuk dipromosikan melalui festival. Seperti buah manggis, durian yang menjadi langganan di ajang Twin Lake Festival sebagai ajang promosi buah lokal Buleleng.

“Kita memiliki berbagai macam buah hasil pertanian lokal dengan kualitas unggulan, seperti mangga, durian, anggur, pisang, manggis, bahkan ada salak madu yang berasal dari Desa Bongancina disinyalir hanya ada satu-satunya di Bali, dan juga anggur hitam Buleleng tidak ada di daerah lain, ini harus kita lestarikan,” ujar Kadis Sumiarta.

Sumiarta menambahkan, sebelum melanjutkan ke tahap selanjutnya, seluruh pihak terkait agar melakukan pemetaan potensi yang ada pada masing-masing wilayah di Buleleng. Distan Buleleng sudah melakukan pemetaan secara merata dari masing-masing wilayah yang memiliki hasil produk pertanian.

“Kami sudah usulkan dari hasil pemetaan tiap-tiap wilayah, sekarang tinggal menunggu hasil kurasi dari tim yang bergerak,” imbuhnya.

Sebelumnya saat pertemuan terkait pembahasan 'The Spirit Of Sobean', Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana, menekankan agar seluruh pihak terkait agar melakukan pemetaan potensi masing-masing wilayah di Buleleng. Khususnya yang memiliki produk unggulan.

Pemetaan menjadi penting sebelum menentukan langkah selanjutnya, salah satunya di bidang pertanian. Masing-masing wilayah di Kabupaten Buleleng yang dikenal memiliki sebuah unggulan, salah satunya pada sektor pertanian tentu memiliki kualitas yang berbeda.

“Kita ambil contoh anggur dulu, lokasi penghasil anggur dimana saja, seperti Kecamatan Banjar dan Gerokgak. Bahkan kualitas anggur di Gerokgak saja bisa berbeda, baik itu di Desa Banyupoh maupun di Desa Sanggalangit,” ungkap Agus Suradnyana. 

(bx/dik/rin/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news