Sabtu, 24 Oct 2020
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali

Demi Tabanan, Panji-Budi Akan Kembalikan Patung Wisnu Murti 

16 Oktober 2020, 21: 17: 44 WIB | editor : I Komang Gede Doktrinaya

Demi Tabanan, Panji-Budi Akan Kembalikan Patung Wisnu Murti 

SUJUD : Paslon Panji-Budi saat sujud di Monumen Puputan Margarana beberapa waktu lalu. Patung Wisnu Murti di Catus Pata saat baru selesai dicat sekitar tahun 2010 silam. (Dewa Rastana/Bali Express.Wisnu Murti/istimewa)

Share this      

TABANAN, BALI EXPRESS – Paslon Bupati dan Wakil Bupati Tabanan yang diusung Koalisi Tabanan Maju, AA Ngurah Panji Astika-Dewa Nyoman Budiasa (Panji-Budi), terus melakukan tatap muka untuk menyerap aspirasi masyarakat di Kabupaten Tabanan. 

Salah satu aspirasi masyarakat yang akan diperjuangkan paket  Panji-Budi yang diusung Golkar, Nasdem, Demokrat, PPP, dan Hanura ini, adalah mendirikan kembali patung Wisnu Murti yang pernah berdiri di Catus Pata Kediri.

Seperti halnya yang disampaikan saat paket Panji-Budi menghadiri tatap muka di wilayah Kecamatan Kediri beberapa waktu lalu. 

Pada kesempatan itu, salah seorang warga Kediri memohon agar Catus Pata Kediri dikembalikan seperti sedia kala, karena memiliki fungsi yang sakral bagi umat Hindu, khususnya masyarakat Kediri. Sehingga besar harapan dari warga Kediri agar Patung Wisnu Murti di Catus Pata Kediri dibangun kembali.

Lantaran masyarakat sudah sejak zaman dahulu menggunakan Catus Pata untuk tujuan ritual kegiatan adat, budaya dan agama. Sehingga dihancurkannya Patung Wisnu Murti beberapa tahun lalu membuat dada mereka sesak.

Atas aspirasi tersebut, calon Bupati Tabanan nomor urut 2, yang akrab disapa Turah Panji ini, mengatakan, paket Panji-Budi telah memiliki rencana dan program yang sesuai dengan kehendak masyarakat Kediri khususnya, dan Tabanan umumnya.

"Demi Desa Adat Kediri dan memenuhi sebagian besar aspirasi masyarakat Tabanan yang sangat berkeinginan agar Patung Wisnu Murti dibangun kembali, 100 persen saya penuhi. Aspirasi terkait penataan ulang Catus Pata Kediri jauh hari sudah tertuang dalam program nomor 12 dari 14 Program Unggulan Panji-Budi yang sudah disempurnakan," tegasnya Jumat (16/10).

Dirinya menambahkan, apabila masyarakat di Desa Adat Kediri meminta dibangunkan Patung Catur Muka atau Patung Wisnu Murti, Panji-Budi siap menata ulang Catus Pata Kediri sebagai titik sentral pertemuan energi gaib yang positif. Karena menurut Turah Panji, pertigaan atau perempatan secara historis dan religius sebagai titik energi yang bernilai nol atau netral. 

Dimana segala energi negatif sekala dan niskala akan lebur Catus Pata untuk dinetralisasi menjadi aura yang positif dan bermanfaat bagi masyarakat sekitar.

"Sesuai fungsi spiritual dan religius umat Hindu di Bali, kami berencana menata ulang Catus Pata Kediri dan akan menempatkan Patung Bung Karno ke lokasi yang lebih layak, seperti di taman kota," urainya. Tujuannya agar sosok founding father tersebut, lanjutnya, tidak menjadi bahan olok-olokan netizen di medsos sebagai penunjuk jalan menuju Beringkit atau ke dagang bakso. 

"Beliau adalah Tokoh Proklamator Kemerdekaan dan Presiden Pertama RI yang patut diletakkan di tempat yang terhormat dan indah. Bahkan, masyarakat nanti bisa berswafoto dengan background patung Sang Proklamator ini," paparnya.

Lebih lanjut dirinya menyampaikan, Panji-Budi memiliki 14 program unggulan dalam visi-misi Ngardi Loka Hita Tabanan yang artinya menciptakan daerah dan masyarakat Tabanan yang bahagia lahir dan batin, baik secara mikrokosmos maupun makrokosmos, cukup sandang, pangan dan papan. 

Adapun ke 14 program unggulan tersebut adalah pemerintahan bersih dan transparan, pertanian terintegrasi, menuntaskan jalan rusak, Kartu Tabanan Sehat, jaringan investasi, pendidikan, lapangan kerja, marketplace, menata kawasan perkotaan Tabanan, pengolahan sampah, simakrama berkala, penataan Catus Pata Kediri, penguatan desa adat dan fasilitas pariwisata. 

(bx/ras/rin/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news