Sabtu, 24 Oct 2020
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali

Parta Turun Temui Warga Ingatkan Disiplin dan Patuhi 3M

17 Oktober 2020, 07: 46: 05 WIB | editor : I Komang Gede Doktrinaya

Parta Turun Temui Warga Ingatkan Disiplin dan Patuhi 3M

MASIMAKRAMA : Anggota DPR RI I Nyoman Parta, saat mesimakrama di hadapan masyarakat Desa Adat Banda, Saba, Blahbatuh, Jumat (16/10).  (Putu Agus Adegrantika/Bali Express)

Share this      

GIANYAR, BALI EXPRESS - Anggota DPR RI, I Nyoman Parta, turun temui warga ( masimakrama) dengan masyarakat Desa Adat Banda, Saba, Blahbatuh, Jumat (16/10). 

Masyarakat diminta jangan takut berlebihan  dengan Covid-19, hingga melemahkan imun tubuh dan meningkatkan solidaritas sosial. Parta mengingatkan warga untuk wajib mengenakan masker, wajib mencuci tangan, dan wajib menjaga jarak (3M). 

"Karena kondisi ini berlangsung lama, solidaritas sosial ditingkatkan. Kalau ada krama (warga) yang sudah tidak bisa makan, mohon kasi bekal. Kepada krama yang masih mampu, mohon berbagi kepada krama lainya, jangan sampai ada krama yang kasepekan( dikucilkan) karena tidak bisa bayar utang di LPD karena situasi sulit," ujarnya di hadapan perwakilan Krama Desa Adat Banda.  

Meski vaksin Covid-19 diperkirakan datang tahun 2021, namun tidak bisa semua 270 juta penduduk Indonesia  tercover langsung. Karena masih diperebutkan, lantaran semua negara memerlukan vaksin. Ia menyampaikan perkiraan di Indonesia vaksin buatan dalam negeri baru digunakan bulan April 2021.

"Covid-19 ini seperti flu biasa, tapi dia bisa menghilangkan indra penciuman dan perasa buat sementara. Staf tiyang saja sudah terkena dua kali, tapi dia tidak apa-apa, masih sehat, jangan sampai takut berlebihan. Ampunan nyeh ampunan bes serem," ujarnya. 

Namun yang harus dihindari, adalah warga yang memiliki penyakit bawaan, terutama diabetes, jantung, dan lainnya harus berhati-hati. Menurut medis memang penyakit bawaan tidak ada keterkaitan langsung dengan Covid-19. 

Parta berpesan kepada masyarakat untuk ikuti pemerintah dengan menerapkan protokol kesehatan. "Kalau ada vaksin ikuti vaksin. Sampunan tawah-tawah malih, meski terlihat tidak membahayakan, tapi Covid-19 ini benar adanya," jelas Parta.  

(bx/ade/rin/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news