Sabtu, 24 Oct 2020
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali

RS PTN Unud Terapkan Prokes Bertingkat Tangani Rapid dan  Swab

18 Oktober 2020, 05: 33: 22 WIB | editor : I Komang Gede Doktrinaya

RS PTN Unud Terapkan Prokes Bertingkat Tangani Rapid dan  Swab

SWAB : Pelaksanaan Tes Swab di RS PTN Unud yang menerapkan protokol kesehatan level III. (istimewa)

Share this      

DENPASAR, BALI EXPRESS - Rumah Sakit Perguruan Tinggi Negeri (RS PTN) Universitas Udayana (Unud) menerapkan protokol kesehatan (Prokes) bertingkat dalam pelayanan rapid dan tes swab Covid-19 bagi pasien umum. 

Protokol kesehatan itu berlaku bagi petugas kesehatan dan pasien yang akan menjalani tes. Direktur RS PTN Unud, Dewa Putu Gede Putra Purwa Samatra, saat dikonfirmasi, Sabtu (17/10), menjelaskan, ada perbedaan standar penerapan protokol kesehatan dalam setiap tes.

" Itu kita bagi beberapa level untuk petugas medis yang melayani rapid dan swab test, tentu kan beda diantara keduanya itu, yang risikonya paling tinggi yang swab," katanya.

Purwa menjelaskan, standar yang digunakan tenaga medis yang hendak melakukan tes swab mandiri bagi pasien umum menggunakan standar level III atau yang paling tinggi. Tujuannya, lanjut Purwa, untuk mencegah penularan Covid-19 kepada petugas, jika pasien yang diambil swab ternyata terkonfirmasi positif.

"Levelnya sudah sama dengan dokter yang bertugas di ruang prosedur dan tindakan operasi pada pasien dengan kecurigaan atau sudah terkonfirmasi Covid-19," jelasnya.

"Jadi, mereka diharuskan untuk menggunakan masker N95 atau ekuivalen, hazmat khusus, sepatu bot, pelindung mata atau face shield, sarung tangan bedah karet steril sekali pakai, penutup kepala, dan apron," jelasnya.

Sementara untuk petugas yang menangani pasien rapid test, Purwa mengaku penerapan protokol kesehatan hanya menerapkan level II. Level dua ini sama seperti yang digunakan oleh dokter, perawat, petugas laboratorium, radiografer, farmasi, dan petugas kebersihan ruang pasien Covid-19.

"Alat Pelindung Diri (APD) yang digunakan itu seperti masker bedah 3 lapis, hazmat, sarung tangan karet sekali pakai, dan pelindung mata," jelasnya.

Cara itu, lanjut Purwa, terbukti berhasil melindungi para petugas medis yang melayani rapid dan swab test Covid-19 bagi pasien umum di RS PTN Unud terhindar dari penularan Covid-19. 

Sejak membuka layanan tes pada Mei lalu, hingga kini, belum ada petugas yang terkonfirmasi positif Covid-19 akibat memberikan pelayanan rapid dan swab test Covid-19.

"Kami mencegah petugas medis kami terkonfirmasi positif. Kami juga memberikan imbauan kepada masyarakat yang akan melakukan tes disini (RS PTN Unud) untuk menerapkan protokol kesehatan, seperti cuci tangan, jaga jarak, dan pengecekan suhu tubuh, sebelum mengambil nomor antrian," ujarnya. 

Purwa juga berharap, penerapan protokol kesehatan untuk masyarakat tak hanya dilakukan saat akan menjalani tes. Namun, juga dilakukan dimanapun, baik diluar dan di dalam rumah. "Agar angka positif Covid-19 ini bisa ditekan dan pandemi ini juga bisa segera berlalu," tuturnya. 

(bx/adi/rin/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news