Sabtu, 24 Oct 2020
baliexpress
Home > Bisnis
icon featured
Bisnis

BI Terapkan Ketat Prokes Acara Pelatihan, UKW, dan Talk Show

18 Oktober 2020, 05: 46: 24 WIB | editor : I Komang Gede Doktrinaya

BI Terapkan Ketat Prokes Acara Pelatihan, UKW, dan Talk Show

PATUH : Peserta acara yang dilaksanakan Bank Indonesia, patuhi protokol kesehatan saat acara makan siang, begitu pun dengan petugas hotel. (istimewa)

Share this      

DENPASAR, BALI EXPRESS - Kantor Perwakilan wilayah Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Bali, menggelar pelatihan wartawan ekonomi, Uji Kompetensi Wartawan (UKW) dan talk show kepariwisataan, 14-16 Oktober 2020. Tiga agenda yang berlangsung di Hotel Griya Santrian itu, dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat.

"Untuk pelatihan wartawan ekonomi saat pandemi, Bank Indonesia ( BI ) Bali pastikan protokol kesehatan.

Seminar kita atur sebaik mungkin jaga jaraknya dan dilakukan di tempat terbuka. Jadi bukan dalam ruangan tertutup karena pesertanya sekitar 40 orang," kata Deputi Direktur KPwBI Provinsi Bali, S. Donny H. Heatubun, akhir pekan kemarin.

Donny menjelaskan, protokol kesehatan lain yang diterapkan selain menjaga jarak dalam kegiatan, panitia mengambil keputusan untuk tidak menginapkan peserta. Oleh karena itu, pihaknya memilih Hotel Griya Santrian yang berlokasi di Sanur agar peserta yang mayoritas tinggal di Denpasar lebih dekat dengan lokasi kegiatan.

Selain agenda pelatihan wartawan ekonomi, dan talk show kepariwisataan, kegiatan Uji Kompetensi Wartawan juga tak luput dari perhatian. Meski digelar di ruang tertutup, peserta UKW yang berjumlah 11 orang, ditempatkan di ruang yang berkapasitas 50 Orang.

"Dengan demikian, peserta UKW bisa diatar betul jaraknya agar satu sama lain tak saling berdekatan. Seperti aturan biasa, sebelum masuk ruangan harus cuci tangan, cek suhu tubuh, dan jaga jarak," jelasnya.

Penerapan protokol kesehatan lain, lanjut Donny, tak hanya diterapkan pada saat kegiatan berlangsung. Pada saat jam makan siang misalnya, peserta diperkenankan langsung duduk di tempat yang disediakan. Setelah itu, pihak hotel langsung mengantarkan makanan ke masing-masing peserta.

"Tidak ada lagi makan siang yang ambil sendiri, kami dan pihak hotel sudah bersepakat makanan itu langsung diantar ke tempat. Jadi tak ada kerumunan  orang-orang mengantri menunggu makanan," tuturnya. 

(bx/gek/rin/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news