Minggu, 25 Oct 2020
baliexpress
Home > Bisnis
icon featured
Bisnis
Asa Coffee & Resto Grand Opening

Tempat Nongkrong Favorit Anak Muda Singaraja

18 Oktober 2020, 22: 50: 25 WIB | editor : I Komang Gede Doktrinaya

Tempat Nongkrong Favorit Anak Muda Singaraja

ASA : Agus Samijaya, owner Asa Coffee & Resto menyapa tamu ketika grand opening, Minggu (18/10) sore.  (Putu Mardika/Bali Express)

Share this      

SINGARAJA, BALI EXPRESS-Kondisi ekonomi yang lesu akibat pandemi Covid-19, membuat pengusaha di berbagai sektor memilih tiarap. Rupanya kondisi itu, tak berlaku bagi Agus Samijaya, 50. Pria yang berprofesi sebagai Lawyer ini nekat membuka usaha Asa Coffee Resto di Kota Singaraja.

Pantauan Bali Express (Jawa Pos Group), resto yang berlokasi di Jalan Ngurah Rai Singaraja, tepatnya sebelah selatan RSUD Buleleng ini, mulai dibuka Minggu (18/10) sore. Resto Cabang Singaraja ini merupakan yang kedua setelah di Denpasar.

Owner Asa Coffee & Resto, Agus Samijaya, menuturkan, dipilihnya Kota Singaraja sebagai lokasi ekspansi Asa Coffee & Resto, bukanlah tanpa pertimbangan. Mengingat di Singaraja masih minim ditemukan tempat nongkrong yang instagrammable dengan harga terjangkau dan lokasi yang strategis.

Agar menarik minat kaum milenial, resto juga dilengkapi dengan fasilitas free wifi. Selain itu, ada pula live music akustik yang sesekali memanjakan pengunjung saat menikmati kopi dan beragam menu makanan.

“Situasi pandemi, biasanya membuat anak-anak muda jenuh. Ingin nongkrong. Kami hadir dengan sesuatu yang beda. Kami suguhkan kopi yang sehat dan enak dengan beragam varian kopi dari berbagai daerah dengan harga yang terjangkau. Jadi servis bintang lima, harga kaki lima,” ujar pria berdarah Sunda ini.

Sejauh ini dirinya melihat anak muda di Singaraja termasuk suka nongkrong. Selain itu, pengalamannya yang kerap melakukan sidang di wilayah Buleleng, kerap kesulitan mencari tempat ngopi yang enak dan sehat.

“Saya sering kebingungan cari tempat nongkrong yang asyik kalau selesai ikut Sidang di Pengadilan Negeri Singaraja. Alasan itu juga menjadi pertimbangan untuk membuka resto coffee ini,” ujarnya.

Selain itu, Agus yang besar dan lahir di Negara ini, memiliki niat mulia. Yaitu untuk ikut menghidupkan laju ekonomi di Buleleng yang saat ini masih lesu akibat pandemi Covid-19. Meskipun diakuinya masih berskala kecil.

“Paling tidak bisa mempekerjakan anak-anak muda untuk dididik dan dilatih dalam bekerja. Bagi yang belajar menjadi barista, chef di sinilah tempatnya. Sebagian besar karyawan kami orang lokal Buleleng,” imbuhnya.

Sejauh ini, kopi  yang disuguhkan di Asa Coffee & Resto merupakan kopi nusantara. Tak ketinggalan juga kopi lokal, seperti Banyuatis, Pupuan, dan Kintamani turut menjadi bahan campuran.

“Kopi Bali itu sebenarnya potensial. Bahkan tidak kalah dengan Kopi Vietnam, Amerika. Tergantung cara pengolahannya saja,” bebernya.

Selain menyuguhkan kopi yang sehat, murah dan berkualitas, Asa Coffee & Resto juga mengandalkan menu ikonik yaitu Surabi Bandung. Makanan tradisional ini disajikan dengan beragam toping yang beraneka  rasa.

“Kami ingin mengenalkan Surabi Bandung. Dan mengedukasi anak muda, bahwa makanan tradisional itu bisa diterima anak-anak muda. Di Denpasar Surabi Bandung juga booming. Karena topingnya beragam varian. Ada cokelat keju, nutela,” pungkasnya. 

(bx/dik/rin/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news