Jumat, 04 Dec 2020
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali

Wamen Alue Dohong Tinjau Konservasi Penyu Kurma Asih

23 Oktober 2020, 19: 39: 28 WIB | editor : Nyoman Suarna

Wamen Alue Dohong Tinjau Konservasi Penyu Kurma Asih

KUNJUNGAN : Wamen LHK Alue Dohong kunjungi Pusat Konservasi Penyu Kurma Asih, Jumat (24/10). (GEDE RIANTORY WARMADEWA/BALI EXPRESS)

Share this      

NEGARA, BALI EXPRESS - Wakil Menteri (Wamen) Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Republik Indonesia, Alue Dohong meninjau konservasi penyu Kurma Asih yang terletak di Desa Perancak, Kecamatan Jembrana, Jumat (23/10). Wamen beserta  jajaran Kementrian LHK  ingin mengetahui langsung proses penangkaran penyu di Konservasi Penyu Kurma Asih. Dalam kunjungan itu juga dilakukan pelepasliaran tukik sebanyak 250 ekor di Pantai Perancak. Turut hadir dalam kunjungan itu, Sekda I Made Sudiada, para asisten Sekda, kepala OPD di lingkungan Pemkab Jembrana, unsur Polri/TNI, serta unsur dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia.

“Hari ini (Jumat, red) kami meninjau konservasi penangkaran kelompok penyu di Desa Perancak, Kabupaten Jembrana. Keberadaan penangkaran penyu Kurma Asih menjadi contoh yang sangat baik, sejak awal berkomitmen bersama-sama dengan masyarakat sekitar menjaga dan melestarikan satwa langka agar tidak punah,” ujar Wamen Alue Dohong.

Pujian juga diberikan Wamen LHK Alue Dohong ketika mendapat penjelasan dari pihak pengelola bahwa dari enam jenis penyu yang ada di Indonesia, empat jenis diantaranya dilestarikan di Kurma Asih ini. Tidak hanya itu, menurutnya, keberadaan Konservasi Penyu Kurma Asih sangat penting untuk dijaga dan dikembangkan dengan baik. “Selain sebagai wadah pelestarian satwa langka khusunya penyu, konservasi Kurma Asih juga menjadi ajang daya tarik wisata di Kabupaten Jembrana,” imbuhnya usai melepas ratusan tukik di Pantai Perancak.

Wamen LHK Alue Dohong mendorong keberadaan Konservasi Penyu Kurma Asih dikembangkan menjadi ekowisata di Jembrana, mengingat memiliki potensi yang luar biasa. Selain mengundang wisatawan dan mendatangkan income, juga sebagai wadah untuk edukasi bagi masyarakat, terkait pentingnya pelestarian satwa langka, khususnya penyu yang dilestarikan di penangkaran Kurma Asih ini.

“Nantinya, ekowisata ini diharapkan mampu meningkatkan perekonomian warga sekitarnya dan menjadikan desa lebih mandiri dalam membangun kesejahteraan warga desanya. Ini harus dicontoh oleh desa-desa lain di Bali, khususnya di Jembrana dalam mengembangkan potensi-potensi yang dimiliki di setiap desa,” sambungnya.

Sementara itu, I Wayan Anom Astika Jaya, ketua Kelompok Pelestarian Penyu Kurma Asih menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan Wamen LHK Alue Dohong beserta rombongan di penangkaran penyu Kurma Asih di Desa Perancak. Sebab, dalam kunjungan yang pertama kalinya itu, mereka sangat mengapresiasi dan mensuport keberadaan penangkaran penyu Kurma Asih sebagai wadah pelestarian satwa langka, khususnya penyu-penyu langka, mengingat keberadaan penyu saat ini mulai jarang dan banyak diburu oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

Pihaknya, lanjut Anom Astika Jaya, berharap kehadiran secara langsung Wawen LHK Alue Dohong di penangkaran penyu Kurma Asih, membawa dampak yang baik terhadap keberlangsungan dari Konservasi Penyu Kurma Asih. “Kunjungan ini menandakan pemerintah pusat melalui Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan sangat konsen dengan keberadaan kelompok-kelompok pelestarian satwa langka, khususnya kelompok pelestari penyu di Kabupaten Jembrana,” terangnya.

Terkait dengan dorongan ke arah pengembangan ekowisata, pihaknya sangat menyambut positif hal itu. Saat ini, diakuinya, Kurma Asih sudah mengarah ke hal tersebut.  Bahkan salah satu program yang sekarang dikembangkan yaitu menjadikan Konservasi Penyu Kurma Asih sebagai ekowisata yang betul-betul berbasis ecotourism, dimana di dalamnya terdapat pusat pelestarian penyu dan pusat pendidikan tentang penyu. “Tentu hal tersebut tidak bisa berjalan sediri. Perlu dukungan semua pihak, utamanya pemerintah serta keterlibatan dari masyarakat itu sendiri,” pungkas Anom.

(bx/tor/man/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news