Jumat, 04 Dec 2020
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali

Pengunjung Wahana Permainan Dibatasi, Wajib Ikuti Prokes

24 Oktober 2020, 06: 01: 59 WIB | editor : Nyoman Suarna

Pengunjung Wahana Permainan Dibatasi, Wajib Ikuti Prokes

CEK SUHU: Protokol kesehatan yang dilakukan di wahana permainan Kids City TSM. (DOROTHI IBERANI/BALI EXPRESS)

Share this      

DENPASAR, BALI EXPRESS – Pada masa pandemi seperti sekarang, pengelola tempat hiburan menerapkan protokol kesehatan (prokes) cukup ketat agar pengunjung lebih aman. Seperti dilakukan wahana permainan Kids City di Trans Studio Mall (TSM).

Penerapan prokes ketat memang dilakukan mengikuti instruksi pemerintah. Karena area bermain anak maupun orang dewasa ini bisa menjadi potensi penyebaran virus Covid-19 lewat interaksi langsung maupun lewat wahana permainannya.

M. Hafes Rievannoor selaku Sales Manager Alfa Ritel Indonesia (ARI), menjelaskan, prokes ini menyangkut wajib memakai masker, wajib menjaga jarak dan menghindari kerumunan, serta wajib mencuci tangan dengan sabun.  Salah satu langkahnya adalah wajib memakai hand sanitaizer yang sudah disediakan di pintu masuk. Pengunjung juga wajib menjalani cek suhu tubuh sebelum memasuki wahana.

Selain itu disediakan juga masker jika ada pengunjung wahana permainan yang tidak memakai masker. Selama masa pandemi, TSM sendiri sudah tutup sejak bulan Maret dan kini kembali dibuka.

Untuk pengunjung sendiri, ia menyatakan ada 20-30 orang selama weekday dan sekitar 100 hingga 150 selama weekend. "Tapi tetap, misalnya ketika banyak orang, kita tetap batasi costumer. Paling banyak itu hanya 100 orang saja," jelasnya

Sementara itu, Yolanda Kalyana Mitta, selaku Sit Coordinator di bagian Kids City, juga menyatakan, Kids City membuka wahana permainannya dengan mengikuti protokol new normal. Hal ini senada dengan apa yang dijelaskan oleh Hafes sebelumnya.

Demi kenyamanan bermain maka pihak managemen telah menyiapkan sarung tangan. "Kami juga menyiapkan sarung tangan plastik, juga sarung tangan karet, itu untuk menghindari penyebaran,"

Selain itu, setelah dan sebelum ada yang bermain, pihaknya langsung melakukan disinfektan secara berkala. Kegiatan ini dilakukan lebih dari tiga kali sehari, apalagi jika pengujung ramai.

Pihaknya berharap agar pandemi berlalu dan pengunjung maupun wisatawan kembali datang mengunjungi wanaha permaian Kids City ini. "Pariwisata, khususnya di Bali supaya cepat dibuka. Sebab di Bali ekonominya bergerak karena pariwisata," tandasnya.

(bx/ran/man/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news