Jumat, 04 Dec 2020
baliexpress
Home > Bali Under The Moon
icon featured
Bali Under The Moon

Pameran Bali Megarupa II 2020 Hadirkan 45 Perupa Muda

27 Oktober 2020, 18: 11: 26 WIB | editor : I Komang Gede Doktrinaya

Pameran Bali Megarupa II 2020 Hadirkan 45 Perupa Muda

PAMERAN: Perupa muda bergabung pajang karya dalam Pameran Bali Megarupa II di Museum Arma Ubud, Gianyar.  (istimewa)

Share this      

GIANYAR, BALI EXPRESS - Pameran Bali Megarupa II 2020 digelar di Museum Arma, Ubud, Gianyar selama dua pekan kedepan. Kegiatan yang digelar Dinas Kebudayaan Provinsi Bali ini, berlangsung mulai Rabu (28/10) hingga Selasa (10/11). 

Dalam pameran ini terlibat 45 perupa muda, 1 komunitas mural, dan menampilkan 43 karya seni rupa dan rangkaiannya digelar secara virtual.

Ketua panitia Bali Megarupa, Made Kaek Dharma Susila, menjelaskan, kegiatan ini merupakan bukti bahwa pemerintah hadir, bukan hanya memenuhi panggilan mengayomi masyarakat. Akan tetapi berketetapan dan berupaya menjaga kreativitas serta optimisme di tengah rundungan pandemi yang menyebarkan kecemasan ke segenap lapisan sosial. 

"Bali Megarupa 2020 bukan pameran seni rupa semata. Tetapi juga sebuah ikhtiar meneguhkan temali batin persaudaraan dan semangat kebersamaan untuk menghadapi dan melampaui pandemi," jelasnya, Selasa (27/10). 

Dijelaskan Made Kaek, karya yang ditampilkan berupa lukisan dua dimensi, tiga dimensi (patung, instalasi), serta video art dan seni mural yang ditampilkan secara luring, juga melalui daring (galeri virtual). 

Seluruh karya peserta, lanjutnya, baik melalui usulan maupun open call yang kemudian ditetapkan oleh kurator dengan mempertimbangkan capaian stilistik, estetik, serta khususnya kreativitas dalam merespons tematik. 

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, I Wayan Kun Adnyana, mengatakan, Bali Megarupa merupakan rangkaian dari Festival Seni Bali Jani (FSBJ) II 2020.

"Pameran kali ini dikuti perupa muda usia maksimal 30 tahun yang cukup menjanjikan dari segi kualitas kekaryaan. Yang berpijak pada konsep eksplorasi, eksperimentasi, lintas batas, kontekstual, dan kolaborasi," paparnya. 

Menurut Kun Adnyana, pameran ini menyuguhkan kreativitas seni inovatif, modern, dan kontemporer untuk mendorong kegairahan generasi penerus dalam berkesenian. Program kali ini menghadirkan perupa muda dengan harapan menjadi ladang persemaian untuk menumbuhkan para kreator hebat di bidang seni rupa modern dan kontemporer.

Ditambahkannya,  Festival Seni Bali Jani 2020 bertema 'Candika Jiwa, Puitika Atma Kerthi' sebagai upaya kreatif terkini untuk mencandikan jiwa, spirit, taksu, dan ide-ide cemerlang.

Festival ini dimaksudkan bisa membuka ruang seluas-luasnya untuk ragam kreativitas dan ekspresi seni baru yang modern maupun kontemporer, melalui eksperimentasi berbagai medium atau media.

Kun Adnyana menjelaskan festival dan pameran disajikan secara luring (offline) dan daring (online), yang dimaksudkan sebagai transformasi sosial bagi masyarakat Bali. 

"Alih pengetahuan dan keterampilan, yakni terkait proses persiapan dan produksi suatu sajian karya secara virtual, termasuk bagaimana cara publik menikmati melalui dunia maya," tandasnya. 

(bx/ade/rin/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news