Jumat, 04 Dec 2020
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali

Setubuhi Anak Bawah Umur, Murdika Dihukum 13 Tahun Penjara    

20 November 2020, 14: 53: 24 WIB | editor : I Komang Gede Doktrinaya

Setubuhi Anak Bawah Umur, Murdika Dihukum 13 Tahun Penjara     

ilustrasi (istimewa)

Share this      

DENPASAR BALI EXPRESS- Ketut Murdika alias Pak Jacky, 42, dihukum 13 tahun penjara oleh hakim Heriyanti di PN Denpasar. Hukuman itu dinilai setimpal dengan perbuatan terdakwa menyetubuhi anak bawah umur. 

Putusan hakim ini sama dengan tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) Made Santiawan. "Terdakwa langsung menyatakan terima. Pendapat sama kami sampaikan selaku penuntut umum,"kata jaksa Santiawan, Jumat (20/11).

Dalam putusannya hakim menilai Murdika telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah sengaja melakukan tipu muslihat, serangkaian kebohongan, atau membujuk anak melakukan persetubuhan dengannya sehingga harus dipandang sebagai satu perbuatan berlanjut.

Perbuatan terdakwa terbukti melanggar dakwaan alternatif kesatu, Pasal 81 ayat (2) UU RI No.17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU RI No.1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI No.23 tahun 2002 tentang perlindungan anak Jo Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Ulah bejat terdakwa itu dilakukan pada korban  BHD, 12, bulan Maret hingga 26 Juni 2020.  Peristiwa ini baru diketahui setelah kakak kandung korban ES  menemukan pesan singkat di handphone korban. Merasa curiga, ES memberitahu suaminya EL.

Selanjutnya, EL menghubungi kerabatnya  EW mengawasi kamar kos saksi korban di Jalan Maluku, Denpasar Barat. Lalu, pada 26 Juni 2020, sekitar pukul 23.00 Wita, saksi EL melihat seseorang laki-laki  tak dikenalnya masuk ke kamar korban.

Saksi EL kemudian menghubungi istrinya saksi ES untuk datang ke kos anak korban. Saksi ES bersama orang tuanya, dan dua orang saksi lainnya, tiba di kos anak korban dan langsung mendobrak pintu kamar kos yang  terkunci dari dalam. Saat itulah, para saksi melihat terdakwa bersembunyi di atas plafon dapur dan langsung lari  keluar kamar.

Dari cerita korban itulah diketahui perbuatan terdakwa. Di mana, korban sudah disetubuhi beberapa kali oleh terdakwa. Bahkan terdakwa pernah melakukan perbuatan bejatnya di salah satu ruangan kelas di sekolah korban. "Terdakwa pernah memberikan hadiah boneka saat ulang tahun dan uang Rp 50 ribu," terang jaksa.

(bx/har/rin/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news