Jumat, 04 Dec 2020
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali

Perampok SPBU Benoa Ditangkap, Pakai Pistol Mainan Nyamar Jadi Ojol

20 November 2020, 20: 39: 04 WIB | editor : Nyoman Suarna

Perampok SPBU Benoa Ditangkap, Pakai Pistol Mainan Nyamar Jadi Ojol

TANPA PERLAWANAN: Tersangka perampokan di SPBU, I Made Novi Widyantara digelandang di Mapolda Bali, Jumat (20/11). Polisi juga menunjukkan barang bukti pistol mainan. (AGUNG BAYU/BALI EXPRESS)

Share this      

DENPASAR, BALI EXPRESS - Misteri perampokan di SPBU Benoa, Denpasar akhirnya terungkap. Jumat (20/11), Direktorat Reskrimum Polda Bali merilis pelaku perampokan.

 

Pelaku adalah I Made Novi Widyantara, 30, yang berasal dari Kuta Selatan. Direktur Reskrimum Polda Bali Kombespol Dodi Rahmawan menjelaskan, pelaku ditangkap, Jumat (20/11) di rumahnya yang berada di Kuta Selatan, Badung. "Kami berhasil menangkap pelaku pengancaman dengan kekerasan menduga senjata api di SPBU Benoa, kami menangkap tersangka di rumahnya pada Jumat," ungkap Dodi.

Menariknya, tersangka Novi ternyata bukan seorang driver ojek online (ojol). Dia hanya menggunakan jaket ojol tersebut sebagai modus operandi menyamarkan dirinya. "Dia bukan ojol. Dia mendapatkan jaket dari temannya," ungkap beber Dodi lagi. 

Selain itu, senjata yang digunakan oleh tersangka adalah senjata palsu alias senjata mainan. "Senjata yang digunakan senjata palsu. Hasil penyelidikan kami juga menemukan pistol mainan lainnya. Jadi dia menggunakan senjata untuk menakuti korban," ungkapnya lagi. 

Saat ditangkap di rumahnya, tersangka tidak melakukan perlawanan sama sekali. Tersangka melakukan perampokan  tersebut dikarenakan motif ekonomi. Tersangka merupakan korban PHK. "Tersangka pernah menjadi teknisi di TSM," bebernya lagi. Akibat perbuatan tersebut, tersangka dikenakan Pasal 365 tentang pencurian dengan kekerasan. Ancamannya di atas 5 tahun penjara.

Selain itu, hasil penyelidikan yang dilakukan terhadap tersangka ditemukan dugaan bahwa tersangka telah merencanakan melakukan kejahatan kembali. "Dari bukti yang kami kumpulkan, tersangka berencana beraksi kembali. Itu terlihat dari alat-alat atau barang bukti yang kami temukan," beber Dir Reskrimum kembali. 

Seperti yang diberitakan sebelumnya, tersangka nekat melakukan pengancaman dengan senpi palsu di SPBU Benoa, Rabu (11/11) siang. Tersangka yang mengendarai sepeda motor Honda Scoopy masuk ke SPBU dan tiba-tiba menodongkan pistol ke arah pegawai SPBU yang semuanya perempuan.

Tersangka berhasil menggondol 1 buah HP dan tas milik salah satu pegawai SPBU bernama Indriyani, tetapi tidak berhasil menggondol uang SPBU. Di dalam tas itu tidak ada uangnya sama sekali.

(bx/ris/man/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news