Jumat, 04 Dec 2020
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali

Penerapan Prokes Dimulai di Keluarga, BKKBN Bentuk Kader 3M

21 November 2020, 02: 05: 59 WIB | editor : I Komang Gede Doktrinaya

Penerapan Prokes Dimulai di Keluarga, BKKBN Bentuk Kader 3M

SOSIALISASI : Sekda Sedana Merta buka sosialisasi 3M dirangkai dengan pembentukan kader 3M oleh BKKBN di Karangasem, Kamis (19/11). (Agus Eka Purna Negara/Bali Express)

Share this      

AMLAPURA, BALI EXPRESS -  Indonesia dan khususnya Bali saat ini tengah berperang melawan Covid-19. Berbagai upaya dilakukan pemerintah menekan jumlah kasus Covid-19.

Untuk itu, Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Bali melaksanakan kegiatan Sosialisasi Perubahan Perilaku Covid-19 di Karangasem, Kamis (19/11). 

Kegiatan yang dihadiri Sekda Karangasem I Ketut Sedana Merta, juga dirangkai dengan rekrutmen kader Satgas oleh Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) di Kabupaten Karangasem. 

Kader ini nanti bertugas menyosialisasikan ubah laku 3M protokol kesehatan (Prokes). Seperti mencuci tangan pakai sabun, memakai masker, dan menjaga jarak.

Sekretaris Daerah Kabupaten Karangasem, I Ketut Sedana Merta menyampaikan, saat ini kasus di Karangasem belum juga tuntas dan masih berada di zona oranye.

Bahkan, kasus Korona pernah merebak di 78 desa/kelurahan di Karangasem. Sedangkan saat ini berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19, Karangasem mencatat 19 desa/kelurahan yang masih terdapat kasus aktif.

Melihat kondisi itu, Sedana Merta menilai sosialisasi ubah prilaku dengan penerapan 3M tak boleh berhenti. Menurutnya, obat untuk mencegah Covid-19 saat ini hanyalah disiplin menerapkan protokol kesehatan sampai pandemi ini berakhir. 

"Kita harap masyarakat bisa beraktivitas normal. Masyarakat tetap diingatkan selalu mematuhi imbauan pemerintah," tegasnya.

Sementara itu, Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) di Karangasem mengesahkan ratusan kader ubah laku. Mereka terdiri atas Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) dan Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa (PPKBD). Total ada 75 orang serta unsur Sub PPKBD dan Masyarakat sebanyak 300 Orang. 

Para kader nantinya akan bertugas untuk melakukan sosialisasi perubahan perilaku 3M (Memakai Masker dengan benar, Mencuci Tangan dengan sabun pada air mengalir, menghindari kerumunan dan Menjaga jarak minimal 1 meter), yang sasaran utamanya adalah lingkup keluarga. 

“Keluarga menjadi poin utama pelaksanaan kebijakan-kebijakan penanganan Covid-19. Misalnya bagaimana kepatuhan anggota keluarga dalam melaksanakan kebijakan yang dikeluarkan pemerintah sangat berpengaruh besar dalam menekan penyebaran Covid-19," pungkas Sedana Merta.

Sementara itu, Kepala Sub Bidang Sosialisasi Perubahan Perilaku Satgas Covid-19, dr. Dwi Listyawardani, mengatakan, BKKBN telah mengerahkan ribuan petugas lapangan untuk mensosilisasikan gerakan 3M.

Sedangkan dua kabupaten di Bali, yakni Gianyar dan Karangasem telah menggerakkan 750 Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB), kader kelompok kegiatan, hingga mitra kerja. 

Menurutnya, keluarga berperan penting melindungi, mensosialisasikan, dan mengajarkan anggota keluarganya, agar selalu terapkan Prokes atau perilaku 3M.

Sinergi Satgas Penanganan Covid-19 dengan BKKBN bersama Satgas Penanganan Covid-19 akan berlanjut melibatkan individu, keluarga, dan komunitas melalui berbagai saluran dan pendekatan. 

“PLKB, kader akan mendatangi langsung rumah warga untuk melakukan sosialisasi dan tentu saja dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Untuk komunitas, petugas sosialisasi akan mendekati tokoh-tokoh masyarakat dan juga ada kegiatan berkelompok untuk mendukung penerapan protokol kesehatan Covid-19," tukas Dwi. 

(bx/aka/rin/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news