Kamis, 28 Jan 2021
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali

Aksara Bali Ubah Nama Alun-Alun Gianyar Jadi Gihanyar

24 November 2020, 15: 52: 04 WIB | editor : I Komang Gede Doktrinaya

Aksara Bali Ubah Nama Alun-Alun Gianyar Jadi Gihanyar

ALUN-ALUN : Tulisan aksara Bali alun-alun Gianyar yang ditutup dengan plastik, Selasa (24/11). (Putu Agus Adegrantika/Bali Express)

Share this      

GIANYAR, BALI EXPRESS – Wajah baru menghiasi alun-alun Gianyar yang berada di utara Lapangan Astina Gianyar. Penataan tersebut kini dilengkapi dengan tulisan dan aksara Bali. Hanya saja dalam penulisan aksara tersebut ada yang keliru, dimana Gianyar jika dibaca jadi Gihanyar. 

Koordinator Penyuluh Bahasa Bali Provinsi Bali, I Wayan Suarmaja, Selasa (24/11) menjelaskan, soal tulisan aksara Bali tersebut   terjadi kekeliruan. Khususnya dalam penulisan Gianyar. 

"Di kata Gia, sesuai aturan penulisan seharusnya Gia menggunakan nania atau gantungan. “Jika  dibaca Gianyar jadi Gihanyar. Seharusnya, ketika dalam satu kata i dan a, maka diganti menggunakan nania,” jelasnya.

Sedangkan kata yang lainnya, dalam penulisan alun-alun dalam tulisan tersebut yang dibaca halun-alun, namun hal tersebut tidak masalah. Sebab, menurutnya jika menuliskan nama, maka boleh menggunakan huruf Ha.

“Dalam tulisan alun-alun tersebut juga terbaca halun-alun. Namun karena nama, boleh saja. Jadi Gianyar-nya saja yang tinggal diperbaiki lagi,” ungkap Penyuluh Bahasa Bali asal Kecamatan Payangan ini.

Bupati Gianyar Made Mahayastra menyampaikan, terkait kesalahan penulisan tersebut, murni dilakukan oleh pihak rekanan.  Karena sampai saat ini, proyek tersebut belum diserahterimakan ke Pemkab Gianyar. Selain itu, proyek juga masih berjalan, sehingga kekeliruan dalam aksara Bali itu akan disampaikannya ke pihak rekanan untuk segera diperbaiki. 

“Nanti kita informasikan untuk diperbaiki. Saat ini proyek masih kewenangan pihak rekanan karena belum serah terima. Pengerjaan juga masih berlangsung,” jawabnya. Sementara saat ini, aksara Bali yang ada di sana telah ditutup menggunakan plastik. 

Alun-alun Gianyar ini merupakan salah satu proyek besar di Kabupaten Gianyar tahun ini. Sebab anggaran yang digelontorkan Pemkab Gianyar sebesar Rp 22 Miliar lebih, yang bertujuan untuk mempercantik Lapangan Astina.

Mulai dari penataan taman, pembuatan patung Panca Pandawa, air mancur, tanaman perindang hingga pemasangan lampu yang menjadikan alun-alun Gianyar lebih indah pada malam hari. 

(bx/ade/rin/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news