Kamis, 28 Jan 2021
baliexpress
Home > Bisnis
icon featured
Bisnis

Pelamar Pejabat AMDK Gianyar Sepi Peminat, Syarat Dipermudah

25 November 2020, 16: 29: 07 WIB | editor : I Komang Gede Doktrinaya

Pelamar Pejabat AMDK Gianyar Sepi Peminat, Syarat Dipermudah

DIRUT : Direktur Perusda Air Minum Sanjiwani Gianyar, Made Sastra Kencana.  (Putu Agus Adegrantika/Bali Express)

Share this      

GIANYAR, BALI EXPRESS - Perusahaan Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) Gianyar Mieneral Water saat ini mencari beberapa orang untuk posisi pimpinan. Hanya saja, semenjak dibukanya lowongan,  masih sepi pelamar lantaran rata-rata belum memenuhi syarat. Panitia seleksi (Pansel) akhirnya memperpanjang masa pendaftaran dan mempermudah persyaratan.

Posisi strategis yang dibutuhkan oleh AMDK ini sebanyak 6 orang. Masing-masing untuk posisi Kepala Unit, Kepala Sub Unit Kesekretariatan, Kepala Sub Unit Produksi, Kepala Sub Unit Pemasaran, Kepala Sub Unit Pengelolaan Mesin dan Peralatan, Kepala Sub Unit Pengendalian, Penjaminan dan peningkatan Mutu. 

Dalam pengumuman awal, pendaftaran mulai 9 November hingga 18 November 2020. Tetapi hingga batas akhir pendaftaran, sejumlah calon pelamar memilih urung alias mundur karena ada beberapa kendala. Mulai dari persyaratan khusus, sampai gaji yang ditawarkan.

Lowongan kini diperpanjang  sampai 27 November. Syarat khusus seperti pengalaman kerja kini dihapus dan cukup dengan pembatasan umur. 

Direktur Perusda Air Minum Sanjiwani Gianyar, Made Sastra Kencana, Rabu (25/11) mengungkapkan, mencari pejabat memang harus yang memiliki kualitas. Sehingga pihaknya pun melakukan seleksi dengan cara yang cukup ketat. 

Ketika ditanya sudah berapa orang yang mengajukan lamaran, Sastra tidak menanggapi. Salah satu pelamar yang enggan namanya dikorankan, mengaku mundur karena terkendala beberapa persyaratan khusus, hingga gaji yang ditawarkan. 

Mesti syarat khusus seperti pengalaman kerja kini dihapus dan cukup dengan pembatasan umur, juga tak serta merta membuatnya kembali melamar.

"Sejak awal, saya sudah prediksi lowongan kerja ini akan sepi peminat. Karena lebih mengutamkan orang-orang yang sudah profesional dan sudah memiliki jam terbang. Lowongan ini, targetnya mencari orang profesional, namun ngayah atau gaji kecil. Jarang ada orang sekarang ini mau ngayah," terangnya.

Setelah pendaftaran diperpanjang, dirinya justru samakin tidak berminat. Alasannya, tawaran gaji yang ditawarkan dinilai kurang menantang dibanding perusahaan air minum swasta. 

"Sejatinya banyak ada orang pengalaman di bidang ini. Mereka pun mulai tidak nyaman karena terimbas efisiensi di perusahaannya. Namun mereka tak berani berspekulasi loncat pagar ke perusahaan milik pemerintah dengan gaji yang lebih rendah," tutupnya. 

(bx/ade/rin/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news