Kamis, 21 Jan 2021
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali

Sekolah Dibuka Januari 2021, Siswa di Karangasem Wajib Taati Prokes

27 November 2020, 06: 00: 59 WIB | editor : Nyoman Suarna

Sekolah Dibuka Januari 2021, Siswa di Karangasem Wajib Taati Prokes

Kepala Disdikpora Karangasem I Gusti Ngurah Kartika. (DOK. BALI EXPRESS)

Share this      

AMLAPURA, BALI EXPRESS – SD dan SMP di Karangasem sudah harus menyiapkan prasarana protokol kesehatan (prokes) di tempat masing-masing pada sisa waktu November hingga Desember. Ini sebagai persiapan menyambut dimulainya kembali sistem pembelajaran tatap muka yang rencananya diterapkan Januari 2021, sebagaimana sinyal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) belum lama ini, menyangkut pembelajaran tatap muka.

Siaran pers pemerintah pusat telah disikapi pemangku kebijakan terkait di Pemprov Bali dan kabupaten/kota. Kebijakan baru yang dituangkan dalam keputusan empat menteri, 20 November, jadi acuan Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Karangasem menerapkan kembali pembelajaran tatap muka.

Kepala Disdikpora Karangasem I Gusti Ngurah Kartika menegaskan, pada dasarnya Karangasem siap membuka kembali sekolah untuk pembelajaran tatap muka tahun depan. Meski begitu, pihaknya tidak serta-merta membuka sekolah secara normal. Dalam situasi pandemi Covid-19, proses belajar-mengajar tetap mengacu pada penerapan prokes secara ketat mencegah terjadinya transmisi lokal.

Disdikpora Karangasem juga telah merancang petunjuk teknis. Salah satunya daftar periksa yang wajib diisi masing-masing sekolah melalui Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Daftar tersebut memuat syarat-syarat yang harus dipenuhi. Misalnya data kesiapan sekolah menyangkut pemenuhan sarana Prokes, izin orangtua siswa, dan sebagainya.

Data kesiapan sekolah berikut pemenuhan syaratnya akan dirangkum Disdikpora Karangasem. Mana sekolah yang siap dan tidak akan dikaji dan disampaikan ke bupati untuk dapat izin belajar tatap muka. "Pembelajaran tatap muka juga wajib mendapat izin kepala daerah yakni bupati," kata Ngurah Kartika, Rabu (25/11).

Dia mengakui, Karangasem beberapa bulan lalu belum bisa menerapkan pembelajaran tatap muka karena masih mengacu kebijakan pemerintah pusat yang sebelumnya. Sejauh ini, Kemendikbud telah beberapa kali mengeluarkan kebijakan, termasuk siaran pers Kemendikbud, Jumat (20/11) lalu yang merupakan revisi dari kebijakan sebelumnya.

Dijelaskannya, kebijakan pertama, sesuai keputusan bersama empat menteri, sekolah yang boleh dibuka berada di zona hijau penyebaran Covid-19. Saat itu Karangasem belum bisa karena jumlah kasus masih fluktuaktif yang mengakibatkan zona berubah-ubah dari merah ke oranye. Kebijakan selanjutnya, sekolah yang berada di wilayah zona kuning juga diizinkan dibuka.

"Itu pun belum membantu kita. Sebab kami khawatirkan zona bisa berubah-ubah. Kalau pun (zona) kuning bisa saja oranye lagi. Sekarang, pemerintah pusat sudah umumkan tidak lagi berdasarkan zona. Tapi sesuai kebijakan pemerintah daerah. Karena daerah yang tahu persis kondisi wilayahnya, apa kesulitannya belajar daring dan bagaimana dampaknya," terang birokrat asal Sidemen ini.

Karena itu, Disdikpora ambil kebijakan, pembelajaran tatap muka dimulai pada semester II tahun pelajaran 2020/2021 atau Januari tahun depan. Demi mencegah transmisi Covid-19 klaster sekolah, Disdikpora Karangasem menekankan agar penerapan prokes di sekolah dilakukan ketat. Sarana prokes sudah harus siap akhir Desember. Nantinya, siswa akan dicek suhu tubuh, serta diwajibkan mencuci tangan sebelum masuk ruangan. Tak ketinggalan, wajib memakai masker.

Sekolah punya waktu dua bulan ini untuk menata ruangan agar sesuai standar prokes, yakni jarak tempat duduk. Siswa yang boleh dalam satu ruangan hanya 50 persen dari jumlah siswa di satu kelas. Sisanya diupayakan agar dapat jadwal belajar di waktu berbeda. Terkait teknsinya, diserahkan kepada masing-masing sekolah. Apakah diatur secara bergilir atau ada dua sif. "Sekolah mengatur agar semua siswa dapat belajar," tegasnya.

(bx/aka/man/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news