Rabu, 20 Jan 2021
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali

Antisipasi Covid-19 saat Pencoblosan, KPU Karangasem Gelar Simulasi

28 November 2020, 06: 00: 59 WIB | editor : Nyoman Suarna

Antisipasi Covid-19 saat Pencoblosan, KPU Karangasem Gelar Simulasi

SIMULASI : Simulasi pemungutan suara Pilkada Karangasem di Lapangan Tanah Aron, Karangasem, Jumat (27/11). (ISTIMEWA)

Share this      

AMLAPURA, BALI EXPRESS  –  Salah seorang pemilih terpaksa diarahkan mencoblos di bilik khusus, karena saat pemeriksaan suhu tubuh, temperaturnya 37,3 derajat celcius. Petugas KPPS tak mau ambil risiko, dan mengarahkan pemilih tersebut mencoblos di bilik khusus yang sudah disediakan.

Beberapa saat setelah mencoblos, pemilih itu tiba-tiba pingsan. Petugas yang siaga dengan alat pelindung diri (APD) lengkap, langsung menanganinya. "Ini gambaran bagaimana pelaksanaan pemungutan suara di TPS, termasuk simulasi penerapan protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19," ujar Ketua KPU Karangasem Ngurah Gede Maharjana, Jumat (27/11).

Seperti diketahui, pelaksanaan Pilkada serentak 2020, termasuk di Karangasem berjalan di tengah pandemi Covid-19. Ada belasan hal baru yang akan berlaku selama momen pemungutan suara. Begitu juga tahapan lanjutan seperti penghitungan suara hingga penetapan.

Karena itu, KPU Karangasem menggelar apel siaga dan simulasi pemungutan suara di Lapangan Tanah Aron, Jumat pagi, (27/11). Simulasi ini amat penting guna memberi gambaran bagaimana skema pelaksanaan pemungutan suara di TPS selama kebiasaan baru diterapkan.

Kata Maharjana, kebiasaan baru yang diterapkan tak lain adalah prokes pencegahan Covid-19. Pihaknya berharap masyarakat pemilih tidak takut untuk datang ke TPS karena pelaksanaannya sudah ditata dan dirancang dengan apik. Sehingga kekhawatiran akan ada klaster Pilkada transmisi Covid-19 dapat dicegah.

Simulasi hari pencoblosan di TPS dilakukan dari tahapan persiapan, pemungutan, hingga penghitungan yang diperagakan oleh Relawan Demokrasi sebagai Petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). Termasuk petugas ketertiban lengkap dengan atribut serta perlengkapannya.

Beberapa skenario diperagakan dalam simulasi tersebut, seperti adanya pemilih disabilitas, hingga pemilih yang tidak terdaftar. Yang paling penting, bagaimana masyarakat pemilih diarahkan petugas menjalankan prokes dari awal hingga akhir.

Kegiatan tersebut diikuti oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Karangasem dengan melibatkan puluhan personil dari masing-masing instansi, seperti Polres, Kodim 1623, Satpol PP, Dinas Kesehatan, BPBD, Bawaslu serta jajaran penyelenggara pemilu tingkat kecamatan. Apel tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Karangasem, AKBP Ni Nyoman Suartini.

(bx/aka/man/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news