Kamis, 28 Jan 2021
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali

Bikin Heboh, Aksi Remas Payudara Resahkan Warga Pupuan

01 Desember 2020, 05: 32: 35 WIB | editor : I Komang Gede Doktrinaya

Bikin Heboh, Aksi Remas Payudara Resahkan Warga Pupuan

PELECEHAN : Keluarga salah satu korban remas payudara melaksanakan Ngulapin pasca kejadian, Senin (30/11). (istimewa)

Share this      

TABANAN, BALI EXPRESS - Aksi pelecehan seksual meresahkan warga wilayah Pupuan, Senin dini hari (30/11) sekitar pukul 04.00 Wita. Pelaku menyasar perempuan yang hendak menuju dan baru pulang dari pasar.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, ada sekitar 4 orang warga dari Desa Batungsel, Desa Pujungan, dan Desa Padangan, Kecamatan Pupuan, Tabanan, yang menjadi korban di hari yang sama. 

Salah seorang korban, Ni Wayan ADS, 27, asal Desa Padangan, Kecamatan Pupuan, Tabanan, menuturkan jika peristiwa itu terjadi sekitar pukul 04.00 Wita. Saat itu dirinya akan pulang setelah membeli bunga di Pasar Pupuan mengendarai sepeda motor. 

Kemudian saat melintas di jalan umum Desa Pujungan, tiba-tiba saja ada seorang pria dengan mengendarai sepeda motor Yamaha N-Max mengejarnya kemudian menarik tangannya hingga terjatuh. "Setelah jatuh payudara saya diremas, kemudian saya diseret ke tengah jalan," ujarnya.

Selanjutnya, pelaku mencoba melorotkan celana korban, namun korban langsung berontak dan berteriak meminta tolong. Sehingga warga yang rumahnya di sekitar lokasi kejadian keluar dan langsung meneriaki pelaku. "Selain itu juga ada truk datang dari timur, kemudian pelaku kabur," imbuhnya.

Sayangnya korban mengaku tidak mengingat betul ciri-ciri pelaku karena terlalu kaget. Ia hanya mengingat pelaku mengendarai sepeda motor Yamaha N-Max. Atas peristiwa tersebut, korban mengalami luka ringan di bagian kaki dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pupuan. "Infonya saya korban pertama, setelah saya ada korban lagi 3 orang, dan sekarang pelaku infonya juga sudah ditangkap," tandasnya.

Korban lainnya, Ni Wayan S, asal Desa Batungsel, Kecamatan Pupuan, Tabanan, menerangkan jika dirinya menjadi korban pelecehan saat hendak pulang dari pasar  menggunakan sepeda motor, namun di perjalanan tiba-tiba ada seseorang yang memepet sepeda motornya dan menariknya sehingga terjatuh. "Setelah jatuh saya dipukuli sampai saya masuk got," ujarnya. 

Korban mengatakan masih shock atas peristiwa tersebut.Korban mengalami luka ringan. Pihak  keluarga senajutnya melakukan upacara Ngulapin di lokasi kejadian.

Sementara itu, menurut sumber di lapangan, pelaku kini sudah diamankan oleh pihak kepolisian. Dimana pelaku merupakan residivis yang baru saja bebas dari masa tahanannya. "Infonya pelaku pernah menjambret di Kediri dan baru keluar dari penjara," ujar sumber yang enggan dikorankan namanya.

Kapolsek Pupuan, AKP I Ketut Agus Wicaksana Julyawan mengatakan, pihaknya masih mendalami perihal peristiwa tersebut. "Masih kita dalami, dan kita minta keterangan dari korban," tegasnya. 

(bx/ras/rin/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news