Kamis, 28 Jan 2021
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali

Capai 3.902 Kasus, Perlu Kesadaran Bersama Peduli HIV/AIDS

01 Desember 2020, 21: 41: 40 WIB | editor : Nyoman Suarna

Capai 3.902 Kasus, Perlu Kesadaran Bersama Peduli HIVAIDS

HARI AIDS: Kadis Kesehatan Badung dr. I Nyoman Gunarta saat Peringatan Hari AIDS Sedunia 2020 secara daring di Gedung Command Center Puspem Badung, Selasa (1/12). (HUMAS SETDA BADUNG FOR BALI EXPRESS)

Share this      

MANGUPURA, BALI EXPRESS - Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Badung, jumlah komulatif kasus HIV/AIDS dari tahun 1987 hingga Agustus 2020 di Badung mencapai 3.902 kasus. Jumlah tersebut menjadi urutan kedua kasus HIV/AIDS terbanyak di Provinsi Bali setelah Kota Denpasar. Demikian disampaikan Pjs Bupati Badung dalam sambutannya yang dibacakan Kadis Kesehatan, dr. I Nyoman Gunarta saat Peringatan Hari AIDS Sedunia 2020 secara daring yang diikuti 300 peserta, di Gedung Command Center Puspem Badung, Selasa (1/12). Acara turut dihadiri Kepala BNN Badung AKBP Nyoman Sebudi,  Kepala Dinas Kominfo IGN Jaya Saputra, Perwakilan PMI Badung, Sekretaris KPA Badung, LSM yang bergerak dalam penanggulangan HIV AIDS dan siswa KSPAN.

Peringatan Hari AIDS Sedunia Tahun 2020, lanjut Gunarta, merupakan momentum untuk membangun kesadaran kolektif sehingga dapat membentuk gerakan masyarakat yang peduli tentang HIV dan memahami pentingnya melakukan tes HIV. Dengan demikian, status HIV dapat segera diketahui dan bila positif segera mendapatkan pengobatan terapi antiretroviral.

Lebih lanjut dikatakan, peringatan hari AIDS sedunia juga bertujuan meningkatkan perhatian dan dukungan dengan memperkuat komitmen semua pihak dalam pengendalian HIV/AIDS, serta menjadi perhatian utama di semua sektor. Selain itu penyebarluasan informasi tentang HIV/AIDS kepada masyarakat diharapkan akan meningkatkan pengetahuan dan kepedulian untuk mencegah penularan HIV yang dimulai dari diri sendiri, keluarga dan masyarakat. “Disadari bersama, peringatan Hari AIDS Sedunia 2020 ini merupakan gerakan global untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat agar peduli untuk senantiasa menjaga kesehatan diri dan keluarga sehingga terhindar dari virus HIV/AIDS,” katanya.

Untuk itu, pada kesempatan kemarin, pihaknya menyambut baik Peringatan Hari AIDS Sedunia dan memberikan apresiasi atas sinergi dan kerjasama dari seluruh kepala dinas, TNI/Polri, kepala desa, LSM serta tokoh masyarakat dalam kegiatan pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS. “Sehingga harapan untuk menyukseskan getting to zero, khususnya di Badung dapat terwujud,” ujarnya.

Sementara itu Ketua Pelaksana Hari AIDS Sedunia tahun 2020 Kabupaten Badung, Ni Luh Gede Karang Widiastuti mengatakan, dengan didukung berbagai pihak, juga dilakukan pembuatan video singkat. Video tersebut berisikan ajakan kepada masyarakat untuk tetap melaksanakan pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS, stop stigma dan diskriminasi ODHA, serta dukungan kepada ODHA untuk meningkatkan dan mempertahankan kepatuhan terapi Arv. “Melalui video tersebut, kami ingin menyampaikan kepada masyarakat bahwa pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS tetap harus dilakukan, disamping pelaksanaan protokol kesehatan pencegahan Covid-19,” katanya.

Peringatan Hari AIDS Sedunia Kabupaten Badung terlaksana berkat kerjasama antara KPA Badung, Yayasan Kesehatan Bali (Yakeba), serta PT Pertamina sebagai pendukung Aplikasi Si-Hiva yang dilaunching pada saat bersamaan. Aplikasi ini merupakan hasil karya Forum Remaja Peduli AIDS dan Narkoba (FRPAN) yang dibiayai PT Pertamina. Sehingga aplikasi tersebut dapat menunjang kemudahan tersebar luasnya informasi HIV AIDS. Pertamina juga menjadi donatur berupa 75 paket sembako kepada ODHA yang terdampak pandemi Covid-19 di Badung.

(bx/adi/man/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news