Kamis, 28 Jan 2021
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali

Kasus AIDS Menurun di Jembrana 

01 Desember 2020, 22: 04: 16 WIB | editor : I Komang Gede Doktrinaya

Kasus AIDS Menurun di Jembrana 

AIDS : Peringatan Hari AIDS Sedunia di Perempatan Jalan Jendral Sudirman, Kelurahan Dauhwaru, Kabupaten Jembrana, Selasa (1/12). (Gde Riantory/Bali Express)

Share this      

NEGARA, BALI EXPRESS - Sepanjang tahun 2020, rata-rata penambahan perbulan kasus baru HIV/AIDS (Human Immuno Deficiency Virus dan Acquired Immunodeficiency Syndrome) mencapai 6-7 kasus baru. Jumlah itu mengalami penurunan dibanding rata-rata per bulan di tahun sebelumnya. 

Hal itu dijelaskan Kepala Dinas Kesehatan Jembrana, dr I Gusti Bagus Ketut Oka Parwata di sela-sela acara peringatan Hari AIDS Sedunia di perempatan Jalan Sudirman, Selasa (1/12).

Oka Parwata yang didampingi Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit dr I Gusti Agung Putu Arisantha menambahkan, untuk tahun 2019 lalu tercatat 95 kasus baru dengan rata-rata perbulan 7-8 kasus. Pada  tahun 2018 tercatat 104 kasus baru dengan angka rata-rata perbulan 8-9 kasus baru. 

Sedangkan untuk tahun 2016 dan 2017 masing-masing 106 dan 107 kasus baru. Temuan kasus baru itu diakuinya jauh menurun, jika dibandingkan tahun 2020 ini, dimana hingga akhir November ini, jumlah kasus baru mencapai 69 kasus.

“Ada penurunan rata-rata temuan angka kasus perbulan sejak dua tahun terakhir ini, namun tetap harus waspada jika melihat fenomena gunung es. Karena itu kami tetap sarankan masyarakat aktif memeriksakan dini sehingga bisa terdeteksi awal dan cepat mendapat pengobatan,“ ujarnya.

Secara kumulatif, lanjut Kadiskes Oka Parwata, jika dihitung sejak tahun 2004 jumlah penderita HIV/ AIDS di Jembrana tercatat sebanyak 1.136 kasus. 

Divsisi lain, peringatan hari AIDS Sedunis  di masa pandemi itu digelar terbatas dengan aksi membagikan brosur serta membentangkan spanduk edukasi ajakan  mencegah penularan HIV/ AIDS. Brosur dibagikan kepada masyarakat yang melintas di seputaran Jalan Sudirman, Jembrana.  

Aksi ini dikatakannya, selain untuk memeringati Hari AIDS sedunia, juga langkah preventif dari Pemkab Jembrana guna menekan penyebaran kasus di masyarakat.

“Dalam memeringati Hari AIDS sedunia, kami ingatkan kembali  masyarakat akan bahaya HIV/AIDS. Bahwa ancaman itu masih nyata, di samping situasi pandemi Covid-19 sekarang, potensi penularan HIV/AIDS juga patut diwaspadai,“ terangnya.

Ia juga mengajak masyarakat bersama mencegah penularan HIV/AIDS . Siapapun bisa tertular HIV terlebih bagi mereka yang punya perilaku berisiko. Diantaranya melakukan hubungan seks dengan pengidap HIV tanpa kondom. Bisa juga bagi mereka yang menggunakan jarum suntik yang sama dengan pengidap. 

“Melalui momen peringatan ini, kami ajak masyarakat untuk mengenal gejala serta potensi penularan. Bagi yang memiliki gejala disarankan untuk aktif melakukan pemeriksaan agar segera mendapat penanganan. Bisa memeriksakan diri ke Puskesmas atau rumah sakit,” pungkasnya. 

(bx/tor/rin/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news