Selasa, 26 Jan 2021
baliexpress
Home > Enjoy Bali
icon featured
Enjoy Bali
Serunya Foya-Poya Keluarga Joger di Kintamani

Ngopi di Tegukopi, Berendam di Toya Devasya, Dinner di RM Djangkrik

03 Desember 2020, 21: 25: 32 WIB | editor : Hakim Dwi Saputra

Serunya “Foya-Poya” Keluarga Joger di Kintamani

INDAH: Keluarga besar Joger berlibur di kawasan Kintamani, Kamis (3/12). (DOROTHI IBERANI WAMAFMA)

Share this      

Masa pandemi tak menghalangi Mr. Joger mengajak keluarga besar Joger melakukan ritual tahunan jalan-jalan, bertajuk “Foya-Poya Keluarga Joger.” Total, ratusan anggota keluarga besar Joger diajak refreshing yang terbagi dalam beberapa gelombang sejak Senin lalu (30/11). Yang setiap gelombangnya diikuti sekitar 50 orang, karena harus mematuhi protokol kesehatan (prokes).

 

Dalam “Foya-Poya” kali ini, destinasi yang dituju adalah pemandian air hangat Toya De Vasya, Kintamani, Bangli. Kemarin (3/12) pemilik Joger, Joseph Theodorus Wulianadi atau alias Mr. Joger pun hadir juga memimpin briefing sebelum keluarga Joger berangkat. 

Serunya “Foya-Poya” Keluarga Joger di Kintamani

Mister Joger (DOROTHI IBERANI WAMAFMA)

Keluarga Joger yang mengenakan kaos berwarna hijau dan merah ini sudah kumpul di Joger Kuta pukul 07.00. Sekitar pukul 7.30, rombongan berangkat menuju rumah makan di Kintamani yaitu Tegukopi. Perjalanan berlangsung sekitar dua jam. Setelah sampai di lokasi, keluarga joger disuguhi makanan dari Tegukopi yaitu varian nasi dan bakso, terdapat juga buah-buahan.

Setelah brunch sekitar pukul 10.00 tersebut, kegiatan siang dilanjutkan dengan rekreasi di Toya De Vasya hingga sore. Di Toya De Vasya terlihat pemilik Joger dan istrinya, Ibu Ery Kusdarijati turut ikut dan dengan ramah bercengkrama dengan keluarga besar Joger. 

Di kesempatan ini, wartawan Bali Express (Jawa Pos Group) sempat mewawancarai Mr. Joger. "Hari ini tanggal 3 Desember, tanpa terasa tahun akan berganti," ujar Mr. Joger yang nampak sangat antusias dan ramah. Dirinya menjelaskan jika kegiatan hari ini merupakan kegiatan khusus untuk keluarga besar Joger agar lebih antusias dalam bekerja di akhir tahun.   

"Ini sebenarnya kami mengantisipasi, pasti Joger akan ramai sekali, jadi supaya mereka lebih semangat, lebih antusis menerima tamu atau pelanggan, maka kami hibur mereka," jelas Mr. Joger. 

Menurutnya kegiatan ini merupakan kegiatan yang positif dengan itikad baik karena menggunakan uang sendiri. "Kita ini menghambur-hamburkan uang, tapi uang sendiri, bukan uang orang lain, bukang uang bank, bukan uang negara, bukan uang rakyat," imbuhnya. 

"Jadi sekarang kita kan tidak bisa kemana-mana, cukup di dalam pulau. Biasanya kami di luar pulau atau bisa juga di luar negeri, tapi kali ini di dalam negeri, di dalam pulau sendiri," sambung lelaki humoris ini.

Kegiatan ini sendiri dimulai Senin lalu (30/11). Setiap hari ada sekitar 50 orang yang akan bergantian melakukan rekreasi dari keluarga besar Joger bersama keluarganya. Jadi sekitar 50 orang dalam satu gelombang. “Foya-Poya” keluarga Joger ini berlangsung dalam beberapa gelombang mengingat keluarga besar Joger yang terdiri dari ratusan anggota juga memenuhi protokol kesehatan agar mengurangi kerumunan. Para peserta juga diimbau menaati protokol kesehatan 3M.

Sekadar diketahui, Mr. Joger selama ini enggan menyebut para stafnya sebagai karyawan atau sebutan sejenis. Melainkan menyebut mereka dengan sebutan keluarga.

Mr. Joger menjelaskan, Karena bergerak di dunia pariwisata maka kegiatan ini tidak mengikuti aturan liburan di hari weekend atau akhir pekan. "Kita kan orang-orang yang sibuk di bidang pariwisata, kita kalau orang lain libur kita lembur, tapi kalau orang lain lembur, kita libur," tandasnya. 

Selanjutnya pada sore hari, rombongan menuju Rumah Makan Djangkrik. Pukul 18.00, rombongan kemudian tiba di Rumah Makan Djangkrik dan makan malam. Akhirnya sekitar pukul 19.00 rombongan kembali ke Joger Kuta, Jalan Raya Kuta.

Perlu diketahui, nama Joger diambil dari nama pemiliknya, Joseph Theodorus Wulianadi yang digabung dengan nama sahabatnya Bapak Gerhard Seeger. Jadi nama Joger diambil dari, JOseph + GERhard. Mr. Gerhard Seeger merupakan sahabat Joseph saat sekolah pada tahun 1970, di Hotelfachschule Bad Wiessee, saat itu masih Jerman Barat.

Joger dibuka pertama kali di Jalan Sulawesi Nomor 37 Denpasar. Selanjutnya, sejak 7 Juli 1987 toko Joger pindah ke tempatnya sekarang di Jalan Raya Kuta. 

Lokasi Joger sangat strategis, dan berdekatan dengan objek wisata pantai Kuta Bali. Jika Anda berangkat dari pantai Kuta, maka akan menempuh waktu perjalanan sekitar 20 menit dengan jarak tempuh kurang lebih 1,3 kilometer.

Tidak perlu khawatir jika Anda berbelanja di Joger karena kini Joger telah menetapkan protokol kesehatan dan telah memiliki sertifikat CHSE dengan predikat memuaskan. Selain di Jalan Raya Kuta, Joger kini telah membuka TEMAN (Tempat Penyaman) yang lokasinya berada di Jalan Mekarsari Luwus, Baturiti. 

(bx/ran/aim/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news