Kamis, 28 Jan 2021
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali

Kisah Mendiang Ayu Wulantari, Selebgram Cantik Bunuh Diri

Ngaku Punya Pacar, Sempat Minta Izin Mau Nikah

03 Desember 2020, 22: 24: 50 WIB | editor : I Komang Gede Doktrinaya

Kisah Mendiang Ayu Wulantari, Selebgram Cantik Bunuh Diri

SETRA : Keluarga mendiang mengantarkan jasad Ketut Ayu Wulantari ke peristirahatan terakhir di Setra Adat Kayubuntil, Kelurahan Kampung Anyar, Kamis (3/12) siang.  (Putu Mardika/Bali Express)

Share this      

SINGARAJA, BALI EXPRESS-Duka mendalam masih menyelimuti keluarga Ketut Ayu Wulantari, 23. Selebgram Bali yang tewas bunuh diri dengan cara melompat dari lantai empat sebuah penginapan di kawasan Jimbaran, Sabtu (28/11) lalu, akhirnya diaben Kamis (3/12) siang di Setra Kayubuntil, Kelurahan Kampung Anyar, Kecamatan Buleleng. 

Puluhan warga ikut mengantarkan jasad Ketut Ayu Wulantari ke tempat peristirahatan terakhir. Selebgram cantik tersebut diberangkatkan menuju Setra Adat Kayubuntil, Kelurahan Kampung Anyar, untuk diupacarai Makingsan ring geni. Jenazah tiba di setra dan langsung dikremasi pada pukul 10.50 Wita.

Sebelum Makinsan di geni, pihak keluarga lebih dulu melakukan prosesi pemandian jenazah, di rumah duka Jalan Pulau Sumatera, Kelurahan Kampung Anyar. Setelahnya, jenazah kemudian dibawa ke Setra Kayubuntil untuk dikremasi.

Isak tangis mengiringi upacara Makinsan di geni gadis kelahiran 18 Juli 1997. Ibu kandung korban, Luh Supartini dan ayahnya Ketut Widiarta tampak tak kuasa menahan kesedihan atas kepergian anak kesayangannya itu.

Kepada awak media, Ketut Widiarta mengaku anak keempatnya itu merupakan sosok yang sangat baik dengan kedua orangtuanya. Bahkan, diakuinya mendiang Wulantari selalu patuh dengan nasihat kedua orang tuanya.

"Anaknya tidak pernah membantah. Dia selalu baik dengan orangtua, kakak dan adik-adiknya," tutur Widiarta, dengan mata berkaca-kaca.

Pria berusia 64 tahun ini menuturkan, sejak almarhum duduk di bangku Sekolah Dasar (SD), ia berpisah dengan sang istri Luh Supartini. Kemudian, saat melanjutkan sekolah ke SMP, mendiang sempat mengenyam pendidikan di wilayah Seririt dan tinggal bersama sang ibu di Desa Sulanyah, Kecamatan Seririt.

Kemudian almarhum Wulantari juga sempat menempuh studi kebidanan di Universitas Respati Yogyakarta (Unriyo) dan baru lulus pada tahun 2019 lalu. Kendati tinggal berjauhan, Widiarta mengaku mendiang Wulantari masih sering berkabar.

"Rajin nelepon. Nanyain kabar. Dia hanya sesekali pulang ke Buleleng, kalau ada hari raya. Waktu kuliah kebinan dia di Yogyakarta, jadi agak jarang juga ketemu dengan saya. Tapi dia sering hubungi lewat telepon nanya kabar saya," aku Widiarta.

Setelah lulus kuliah, lanjut Widiarta, almarhum Wulantari  sempat diterima bekerja sebagai bidan di salah satu fasilitas kesehatan di Kota Denpasar. Di Kota Denpasar almarhum tinggal dengan ibunya.

"Setelah lulus kuliah Wulantari bekerja jadi bidan di Denpasar. Di sana tinggal dengan ibunya, namun sesekali pulang ke Singaraja mengunjungi saya," imbuhnya.

Mirisnya lagi, sambungnya, sebelum meninggal, Widiarta mengaku almarhum sempat meminta izin kepadanya untuk pulang ke Buleleng mengajak sang pacar. Bahkan, almarhum juga sempat menyebut ingin segera menikah. 

"Ya saya bilang boleh. Wulantari  kan sudah besar, sudah bisa memilih pacar sendiri. Dahulu dia sempat bilang mau izin nikah, tapi saya bilang jangan dulu. Saya sarankan dia biar dapat kerjaan dulu, biar mantap menjalankan rumah tangga," singkatnya.

Seperti diberitakan sebelumnya I Ketut Ayu Wulantari meninggal dunia Sabtu (28/11) akibat bunuh diri, melompat dari lantai empat sebuah penginapan di kawasan Jimbaran, Kabupaten Badung. Selebgram cantik dengan follower 186 ribu tersebut itu diduga bunuh diri akibat masalah asmara. 

(bx/dik/rin/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news