Rabu, 20 Jan 2021
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali

Buat Pasar Baru, Antisipasi Kerumunan Penyebaran Covid-19 

04 Desember 2020, 02: 15: 59 WIB | editor : I Komang Gede Doktrinaya

Buat Pasar Baru, Antisipasi Kerumunan Penyebaran Covid-19 

PASAR : Suasana Pasar Puaya, Desa Batuan, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar.  (istimewa)

Share this      

GIANYAR, BALI EXPRESS - Desa Batuan, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, memiliki pasar baru, yaitu Pasar Puaya. 

Pasar ini dibuka guna mencegah kerumuman warga ketika berbelanja ke pasar, sehingga diharapkan bisa mencegah  dan mengantisipasi penyebaran Covid- 19. 

Perbekel Batuan Ari Anggara menjelaskan, sejak tahun 2018 lalu  bantuan secara periodik diterima oleh desanya. Sementara pada tahun 2020 ini, lanjutnya, bantuan diarahkan kepada Pasar Puaya. 

"Bantuan yang diberikan secara periodik mulai tahun 2018, sangat membantu masyarakat dalam proses pembangunan, mulai dari pembuatan senderan, jembatan, dan terakhir bangunan pasar ini, " urainya. 

“Selaku perwakilan masyarakat dan Pemerintah Desa Batuan mengucapkan terimakasih atas bantuan yang sudah diberikan oleh Bapak Bupati,” jelasnya, Kamis (3/12).

Perbekel termuda di Kabupaten Gianyar ini, juga menjelaskan di Pasar Puaya terdapat 33 pedagang dan 10 pengontrak kios. "Mudah-mudahan ini menjadi cikal bakal pasar yang berkembang kedepannya, karena berada pada kawasan strategis di tengah-tengah pemukiman penduduk. Ini juga sebagai langkah kami mengurangi kerumuman warga ketika ke pasar," terangnya.

Bupati Gianyar I Made Mahayastra mengatakan, Pasar Puaya memang sangat cocok dikembangkan sebagai pasar tradisional. Karena kedepannya Pasar Sukawati akan dipergunakan sebagai pasar seni. Selain itu, Pasar Sukawati jika diandalkan satu-satunya sebagai pasar tradisional, jarak tempuh dari Puaya sangatlah jauh.

“Setelah peresmian ini kita bersama-sama harus mengembangkan Pasar Puaya, mulai dari jajaran prajuru sampai lampisan masyarakat yang ada di Banjar Puaya ikut membantu dalam proses mengembangkan potensi pasar, khususnya Pasar Puaya,” tuturnya.

Bupati Mahayastra berharap dengan peresmian Pasar Puaya akan semakin meningkatkan perekonomian masyarakat, di tengah pandemi yang masih membayangi saat ini. 

Dengan rampungnya pembangunan pasar, setidaknya menyadarkan masyarakat Banjar Puaya untuk berbelanja di pasarnya sendiri. “Perputaran uang yang terjadi di pasar ini akan menghidupkan seluruh lapisan masyarakat yang ada. Dan, menjadikan pasar ini salah satu pasar tradisional yang sukses dikembangkan,” ucapnya. 

(bx/ade/rin/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news