Senin, 14 Jun 2021
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali

RSUD Klungkung Rata-rata Terima 30 Spesimen Swab tiap Hari

19 Desember 2020, 06: 00: 59 WIB | editor : Nyoman Suarna

RSUD Klungkung Rata-rata Terima 30 Spesimen Swab tiap Hari

LAB PCR : Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta saat meresmikan Lab PCR. (HUMAS PEMKAB KLUNGKUNG FOR BALI EXPRESS)

Share this      

SEMARAPURA, BALI EXPRESS - Sejak mengoperasikan alat Polymerase Chain Reaction (PCR) pertengahan November lalu, RSUD Klungkung menerima rata-rata 30 spesimen swab per hari. Apabila dibawa pagi, hasil positif atau negatif Covid-19 bisa ketahui hari itu juga.

Direktur Rumah Sakit Daerah (RSUD) Klungkung dr. I Nyoman Kesuma mengatakan, spesimen yang diuji di rumah sakit setempat semuanya berasal dari Klungkung. Belum ada spesimen dari kabupaten lain. Padahal dari sisi sumber daya manusia (SDM), rumah sakit sudah menyiapkan pegawai untuk dua shif kerja sebagai antisipasi lonjakan spesimen. Demikian pula dengan peralatan, juga telah mendukung. “Satu kali running sampai 96 sampel. Kami sebenarnya sudah siapkan dua shif. Lebih dari 96 sampel, running kedua,” ungkap Kesuma, Kamis (17/12).

Namun karena rata-rata 30 spesimen per hari, jadi cukup satu shif saja. Hanya sesekali mencapai 50 spesimen. Sebagian besar spesimen berasal dari hasil tracing pasien Covid-19 yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan. Ada juga spesimen dari pasien RSUD Klungkung dan swab mandiri karena keperluan tertentu.

Baca juga: TP-PKK Tabanan Gelar Rapid Test Gratis

Sementara terkait pasien Covid-19, Kesuma menyebutkan, untuk yang menjalani perawatan di rumah sakit setempat mencapai 18 orang. Itu jumlah total terkonfirmasi positif Covid-19 dan suspect. Suspect karena hasil swabnya belum keluar lantaran pengambilan spesimen dilakukan sore sehingga hasilnya baru bisa diketahui keesokan harinya.  “Sampel dikumpulkan pagi sampai jam 12 siang. Paling lambat jam 1 siang mulai running.  Kalau sampel masuk sore, besok baru keluar,” terang Kesuma.

Seperti diketahui, alat PCR yang beroperasi di RSUD Klungkung merupakan bantuan pemerintah pusat. Rumah sakit setempat tinggal menyiapkan peralatan pendukung, ruang laboratorium  termasuk pegawai yang mengoperasikan. Ruang laboratorium PCR diresmikan Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta, Sabtu (14/11). Dengan laboratorium itu, Suwirta mengatakan, masyarakat tidak perlu khawatir menunggu lama hasil swab. “Jika biasanya menunggu tiga hari sampai satu minggu, kini enam jam sudah keluar,” ujar Suwirta saat peresmian.

(bx/wan/man/JPR)

 TOP