Senin, 25 Jan 2021
baliexpress
Home > Enjoy Bali
icon featured
Enjoy Bali

Ikan Kaper Kini Hiasi Saluran Irigasi DTW Jatiluwih

23 Desember 2020, 00: 41: 22 WIB | editor : I Komang Gede Doktrinaya

Ikan Kaper Kini Hiasi Saluran Irigasi DTW Jatiluwih

DAYA TARIK : ikan kaper di saluran irigasi jalur trekking jadi daya tarik tambahan DTW Jatiluwih. (Foto DTW Jatiluwih For Bali Express)

Share this      

TABANAN, BALI EXPRESS-Manajemen DTW Jatiluwih berkolaborasi dengan kelompok anak muda Sampah Masyarakat Jatiluwih (SMJ) dan STT Jatiluwih untuk penebaran ikan dan juga perawatan ikan di sepanjang jalur treking di areal DTW Jatiluwih. 

Manajer Operasional Daya Tarik Wisata (DTW) Jatiluwih I Nengah Sutirtayasa mengatakan, penebaran ikan dilakukan untuk menambah daya tarik di kawasan obyek DTW Jatiluwih. Terlebih air irigasi di Subak Jatiluwih masih sangat jernih sehingga padi yang ditanam sangat baik.  

Di samping itu juga, pemanfaatan saluran irigasi tersebut tidak terlepas dari kunjungan Menteri Pertanian beberapa waktu lalu ke DTW Jatiluwih yang ingin mengembangkan Mina Padi di Subak Jatiluwih.

"Dalam kesempatan inilah kita sangat menyambut baik dan mendukung program itu.  Baik dari DTW sendiri, petani dan juga kelompok anak muda Desa Jatiluwih," ujarnya.

Jumlah ikan kaper warna  yang ditebar pertama adalah 50 kilogram dan nantinya akan kembali ditebar ikan secara berkelanjutan. 

Sutirtayasa berharap nantinya wisatawan semakin betah saat berkunjung ke DTW Jatiluwih. Tidak hanya bisa menikmati hamparan sawah terasering yang ikonik, wisatawan juga kini bisa melihat kawanan ikan yang berenang di saluran irigasi saat melakukan treking mengelilingi kawasan DTW Jatiluwih.

Penebaran ikan pertama, lanjutnya, sudah dilakukan di area irigasi monumen dekat Micro Hidro. Sekarang dilakukan di depan pos informasi.

Sementara itu, Bendahara SMJ I Nyoman Trisna Adi Saputra menjelaskan, sejatinya kegiatan mebebar ikan sudah berjalan sejak  Maret 2020 lalu.  

Dikatakannya, ketika pembatalan pengarakan Ogoh-ogoh akibat Covid-19, pemuda tidak ada kegiatan yang bisa dilakukan, sehingga muncul kekhawatiran di kalangan anak muda dan Sekaa Teruna Teruni (STT), bahwa dana  ogoh-ogoh tersebut justru disalahgunakan untuk acara  bersifat negatif. 

"Maka kami di Komunitas Sampah Masyarakat Jatiluwih (SMJ) berinisiatif memberikan arahan kepada STT untuk membeli bibit ikan jenis Kaper atau Tombro untuk ditebar di sungai. Dan STT pun menyetujui kegiatan ini," tegasnya.

Kini kegiatan tersebut sudah berjalan untuk kesekian kalinya. Dimana penebaran ikan berlanjut di setiap sungai hingga saluran irigasi yang mengalir di sawah di area Desa Jatiluwih.

"Tujuan utama kami sebenarnya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan, terutama tidak membuang sampah atau limbah sembarangan, dan ini juga bisa menjadi daya tarik tambahan di DTW Jatiluwih sebagai objek wisata," papar pria yang akrab disapa Nyoman Tengok tersebut.

Melalui kegiatan ini, pihaknya pun berharap kedepannya agar kegiatan tersebut bisa bekelanjutan dan masyarakat semakin sadar dengan lingkungan serta alam sekitar.

(bx/ras/rin/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news