Selasa, 26 Jan 2021
baliexpress
Home > Enjoy Bali
icon featured
Enjoy Bali

Area Taman Edelweis di Besakih Diperluas Jelang Tahun Baru

25 Desember 2020, 08: 36: 28 WIB | editor : I Komang Gede Doktrinaya

Area Taman Edelweis di Besakih Diperluas Jelang Tahun Baru

LUAS : Taman Edelweis di Besakih diperluas agar tak terjadi kerumunan pengunjung. (istimewa)

Share this      

AMLAPURA, BALI EXPRESS – Obyek Wisata Taman Edelweis di Desa Besakih, Kecamatan Rendang, Karangasem terus diperbaiki dan ditingkatkan fasilitasnya. Jelang Tahun Baru 2021, pengelola sudah menata kawasan tersebut lebih luas lagi. 

Perluasan sejak beberapa bulan lalu itu dilakukan untuk memberi rasa nyaman buat pengunjung, apabila jumlah wisatawan padat per harinya.

Perluasan area juga untuk menyelaraskan dengan penerapan protokol kesehatan (Prokes). Sebagaimana imbauan pemerintah selama pandemi Covid-19, wisatawan diimbau tetap menjaga jarak antar pengunjung lainnya. Dengan perluasan area dan tempat yang memadai, masyarakat diharapkan betah berada di objek tanpa mengabaikan protokol kesehatan.

Pengelola Taman Edelweis I Wayan Sudiana mengungkapkan, luas lahan taman saat ini 1, 4 hektare atau bertambah 1 hektare dari awal yang  hanya puluhan are. "Perluasan ini juga telah mendapat izin pihak Kehutanan untuk mengelola sebanyak 30 hektare. Tapi kami baru mampu menggarap sekitar 1 hektare," ungkap Sudiana, Kamis (24/12).

Pria yang juga Kepala Dusun Temukus, Besakih itu mengakui panorama Gunung Agung beserta penataan taman membuat masyarakat tertarik berkunjung. Meski masih didominasi wisatawan lokal. 

Pengunjung selama pandemi mencapai sekitar 50 - 100 orang per hari atau bisa lebih 100 orang jika akhir pekan. Karena itu, sejumlah titik foto juga ditambah.

Pengelola taman sudah menyiasati membeludaknya wisatawan saat libur Tahun Baru, dengan mengatur area bagi pengunjung. Tujuannya agar pengunjung tak berkerumun di satu tempat. 

Fasilitas sanitasi untuk penerapan Prokes telah lengkap. Sehingga Taman Edelweis menjadi satu dari sejumlah destinasi yang mengantongi sertifikat new normal, beberapa bulan lalu.

"Jadi, kami sudah lewati tahap verifikasi sebelum diizinkan beroperasi menerima tamu. Kelengkapan kami dicek, seperti tempat cuci tangan, pembersih tangan, masker, dan sarana Prokes lainnya," ujar Nengah Sueca, Sekretaris Pengelola Taman Edelweis.

Sueca menjelaskan, penerapan Prokes di Taman Edelweis sudah berlangsung sejak beberapa bulan lalu. Pengunjung diwajibkan memakai masker dan wajib cuci tangan selama berada di dalam taman. 

Petugas juga siaga di depan pintu masuk untuk melakukan pengecekan. Pintu masuk dan keluar juga dibuat beda di lokasi yang berbeda, demi meminimalisasi interaksi antar pengunjung. "Tentu intinya agar jaga jarak," jelasnya. 

Dia mengakui, respons masyarakat terhadap taman yang berlokasi sekitar 5 kilometer dari puncak Gunung Agung, itu masih bagus. Meski dalam situasi pandemi Covid-19, tak menyurutkan wisatawan berkunjung menikmati panorama Gunung Agung dan rangkaian bunga yang menawan. 

(bx/aka/rin/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news