Kamis, 28 Jan 2021
baliexpress
Home > Sportainment
icon featured
Sportainment

Absen Musorkot, Gus Toni Justru Kembali Pimpin KONI Denpasar

28 Desember 2020, 01: 05: 59 WIB | editor : I Komang Gede Doktrinaya

Absen Musorkot, Gus Toni Justru Kembali Pimpin KONI Denpasar

SINGKAT : Musorkot KONI Denpasar VI, berlangsung singkat, Minggu (27/12) di Gedung Sewaka Dharma, Lumintang, Denpasar.  (Krisna Pradipta/Bali Express)

Share this      

DENPASAR, BALI EXPRESS - Ida Bagus Toni Astawa kembali terpilih menjadi Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Denpasar masa bhakti 2021-2025 dalam Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) KONI Denpasar VI, Minggu (27/12) di Gedung Sewaka Dharma, Lumintang, Denpasar. 

Pria yang akrab disapa Gus Toni ini, terpilih secara aklamasi setelah mendapat 29 surat dukungan anggota cabang olahraga (cabor) dari total 36 pemegang hak suara.

Dalam Musorkot yang dipimpin ketua sidang I Ketut Suteja Kumara tersebut, Gus Toni dinyatakan aklamasi setelah mendapat dukungan penuh dari anggota cabor KONI Denpasar. Hanya saja, saat pemilihan, Gus Toni tidak hadir di lokasi dikarenakan ada kepentingan yang tidak bisa ditinggalkan. 

Ketut Suteja Kumara yang juga sebagai Ketua Pengkot PBSI Denpasar serta Anggota DPRD Kota Denpasar ini, menjelaskan, nantinya Ida Bagus Toni Astawa merangkap menjadi ketua formatur untuk menentukan susunan kepengurusan yang baru. 

"Ada 3 orang di tim formatur. Bapak Ida Bagus Toni selaku ketua, dua anggotanya adalah saya sendiri dan Made 'Ariel' Suardana. Anggota formatur telah disetujui oleh para anggota cabor," jelas Suteja Kumara. 

Sementara untuk pembentukan kabinet kepengurusan KONI Denpasar yang baru, lanjut Suteja Kumara, bahwa masa kerja tim formatur selama 30 hari semenjak ditetapkan per 27 Desember 2020. 

Sementara sambutan dari Ida Bagus Toni Astawa sendiri dibacakan langsung oleh I Made Raka yang diberikan mandat. Dalam sambutan yang dibacakan itu, Ida Bagus Toni Astawa bersedia kembali menjadi ketua umum.

"Bersatu untuk Denpasar maju. Tantangan ke depan masih panjang, terutama Porprov Bali. Setelah dilantik, rencananya Februari 2021 akan digelar rapat kerja pertama untuk membahas program kerja jangka panjang dan jangka pendek. Terima kasih kepada anggota cabor yang telah memberikan kepercayaan kepada saya untuk yang kedua kalinya," kata Made Raka yang menyampaikan pernyataan Gus Toni.

Pelaksanaan Musorkot KONI Denpasar berlangsung singkat dan terbatas. Mengingat dalam masa pandemi, protokol kesehatan juga diterapkan. Semua peserta wajib menggunakan masker dan cuci tangan atau menggunakan handsanitizer. Pengurus cabor yang datang, duduk dengan kursi yang sudah diberikan jarak dan lamanya Musorkot tidak lebih dari dua jam. 

(bx/dip/rin/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news