Kamis, 28 Jan 2021
baliexpress
Home > Features
icon featured
Features

Ini Dia Sosok Wanita Viral Berbikini di POM Bensin Itu

04 Januari 2021, 19: 12: 07 WIB | editor : I Putu Suyatra

Ini Dia Sosok Wanita Viral Berbikini di POM Bensin Itu

Ni Ketut Sumarni alias Genji Ketit (ISTIMEWA)

Share this      

DENPASAR, BALI EXPRESS - Ni Ketut Sumarni alias Genji Ketit, 28, sempat viral beberapa waktu lalu di media sosial (Medsos). Sebab, wanita ini membeli bahan bakar di sebuah POM Bensin kawasan Jalan Dewi Sri, Kuta, Badung, Bali dengan mengenakan bikini. Lalu, siapa sebenarnya Genji Ketit?  

Genji mengaku dirinya adalah seorang atlet, pebisnis maupun personal trainer. Sekadar catatan, Genji adalah atlet panjat tebing yang sering memberikan medali untuk Kota Denpasar setiap ajang Porprov Bali. 

"Ya semua ini berawal dari atlet itu. Apalagi jadi atlet panjat tebing harus punya fisik yang kuat. Dan itu tidak instan membentuknya. Karena rajin latihan, otomatis pola hidup sehat juga terjaga. Saya anti sekali minum alhokol, junk food, makanan pedas atau makanan tidak sehat lainnya," tegas wanita kelahiran 30 Mei 1992 ini. 

 BACA JUGA:

Ini Pengakuan Wanita Viral Berbikini di POM Bensin di Kuta

Genji menuturkan, awal perjalanan bisa terjun ke dunia panjat tebing karena peran sang kakak, Kadek Anik Purwasih yang juga mantan atlet panjat tebing Bali. Besar di Desa Ekasari, Banjar Sadnya Sari, Kecamatan Melaya, Jembrana, Genji kecil tertarik dengan kepiawaian sang kakak yang lincah di papan panjat tebing. 

"Saya awalnya menekuni pencak silat. Ya karena sering diajak sama kakak, jadinya kepincut sama panjat tebing dari kelas 1 SMP," ungkapnya.

Lambat laun, Genji semakin jatuh cinta dengan panjat tebing. Bahkan, ketika menginjak bangku SMA, ia bergabung di siswa pecinta alam (Sispala), tepatnya di SMAN 1 Melaya. 

Event daerah, kejurnas, sirkuit panjat tebing bahkan sampai Porprov Bali dilibasnya. Beragam medali ia rengkuh, sampai akhirnya ia memutuskan pindah membela Kota Denpasar karena pindah domisili. "Porprov Bali pertama yang saya ikuti itu waktu masih sekolah. Pas Porprov Bali di Badung, saat itu panjat tebing masih di ekshibisi kan," imbuhnya. 

Genji yang spesialis kategori speed ini tak pernah absen di podium penghargaan medali. Medali emas, perak dan perunggu sering kali terkalung di lehernya. Sayang, eksistensi di daerah itu tak bisa digenggam di level nasional, karena terkendala oleh pekerjaan yang membuat Genji tidak bisa berlama-lama meninggalkan Bali. 

Lalu, event mana yang paling berkesan? "Porprov Bali 2019 di Tabanan. Itu momen yang tidak bisa saya lupakan. Saat itu saya hanya mendapat perunggu. Tapi ada alasan di balik itu semua. Saat itu, pelatih yang mendampingi saya meninggal. Saya kehilangan sosok yang selalu memperhatikan saya ketika latihan," tegasnya. 

Sebagai pembuktiannya nanti, ia menarget dari sekarang jika Porprov Bali 2022 mendatang bakal menjadi event terakhirnya sebelum pensiun, dan targetnya adalah medali emas. "Masa-masa puncak saya sudah selesai. Biarlah yang muda-muda sekarang melanjutkan," ucap anak keempat dari lima bersaudara ini. 

Nah, mengenai bisnis, termasuk personal trainer, kembali latar belakang semua itu berawal dari kecintaannya dengan olahraga. Dari ia yang dulu sering berlatih di jalanan sampai ke hutan, kini merambah gym. Dari sana, ia mendapat jalan membuka usaha yang menghasilkan cuan. Selain itu, ia sendiri juga memiliki brand sendiri dengan nama 'Songong'.

"Ya seperti jualan suplemen makanan. Menjadi personal trainer baik itu online maupun offline," sebutnya. 

Kata Genji, ada puluhan muridnya yang berasal dari luar negeri maupun dalam negeri seperti dari Australia, Amerika, Jakarta, Manado dan daerah lainnya. Itu untuk yang online, kalau yang offline, Genji hanya mengajar beberapa orang saja, dan itupun sebutnya, publik figur yang terkenal. 

Kegiatan yang ia lakukan itu pula, sering ia posting di media sosial pribadinya. Dengan begitu, orang jadi paham siapa sebenarnya seorang Genji Ketit. "Kalau yang mengikuti media sosial saya, pasti paham apa yang saya lakukan. Sekaligus membagi ilmu juga," tegasnya kembali. 

Tapi, di balik sosok Genji ini, ternyata ia seorang yang memiliki jiwa sosial yang tinggi. Hanya saja, apa yang ia lakukan ini jarang ia posting di media sosial. Dikorek lebih dalam, ia mengaku sering berbagi ke panti asuhan, berbagi ke anak jalanan, bagi-bagi pangan serta sembako dari kantong pribadinya.

Di jaman seperti sekarang, kekuatan media sosial sangat besar pengaruhnya. Genji sendiri tak menampik akan hal itu, namun apa yang dilakukannya tersebut bukan mencari sensasi belaka. "Bersensasi lah karena prestasi, bukan berprestasi atas sensasi. Karena banyak di zaman sekarang, banyak yang ingin terkenal, tapi kebanyakan sensasi ketimbang prestasi," tegasnya. 

Nah, terakhir, soal nama Genji Ketit, siapa sangka panggilan Genji nya itu berawal ketika ia menyukai jajanan ringan jaman dulu. "Karena saking sukanya, sampai satu dus saya habiskan sendiri. Karena itulah orang-orang panggil saya Genji. Lalu, nama Ketit itu dari keluarga. Saya orangnya kieng dulu, sering kesana kemari, ya sudah, dipanggil begitu sampai sekarang," tandasnya.

(bx/dip/yes/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news