Selasa, 26 Jan 2021
baliexpress
Home > Bisnis
icon featured
Bisnis

Selama PSBB Industri Jasa Keuangan Beroperasi Normal

08 Januari 2021, 01: 23: 24 WIB | editor : I Komang Gede Doktrinaya

Selama PSBB Industri Jasa Keuangan Beroperasi Normal

TETAP : Jasa keuangan tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat, dengan selalu mengutamakan protokol kesehatan. (istimewa)

Share this      

DENPASAR, BALI EXPRESS - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendukung upaya pemerintah yang kembali meneruskan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) khususnya di wilayah Jawa dan Bali yang diterapkan 11-25 Januari 2021. 

Dalam siaran persnya, Deputi Komisioner Humas dan Logistik, Anto Prabowo, Kamis (7/1) mengatakan, selama kebijakan PSBB ini, operasional OJK dan Industri Jasa Keuangan, yakni Perbankan, Pasar Modal, dan Industri Keuangan Non Bank di wilayah Jawa dan Bali tetap beroperasi dengan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid 19. 

"Hal tersebut sejalan dengan ketentuan pemerintah yang memasukkan sektor jasa keuangan dalam 11 bidang usaha vital tetap berjalan dengan kapasitas yang diizinkan oleh pemerintah," jelasnya.

Sehubungan dengan penerapan PSBB di Jawa dan Bali ini, OJK senantiasa berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah dan Kapolda di Jawa dan Bali untuk memastikan layanan operasional lembaga jasa keuangan, serta transaksi investasi di pasar modal berjalan dengan baik. 

Anto meminta kepada seluruh lembaga jasa keuangan untuk tetap memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat, dengan selalu mengutamakan protokol kesehatan untuk  mencegah penyebaran Covid-19. 

Seluruh lembaga jasa keuangan tetap beroperasi secara terbatas dengan wajib menerapkan protokol kesehatan, antara lain menjaga jarak fisik, menggunakan masker dan memaksimalkan layanan melalui pemanfaatan teknologi (online mobile/digital), serta melakukan pola hidup bersih dan sehat.

Termasuk penyediaan uang tunai di Anjungan Tunai Mandiri (ATM) yang dioperasikan dengan menjaga kebersihan melalui disinfektan secara berkala.

"Soal pengaturan operasional kantor dan pelaksanaan bekerja dari rumah (Work from Home) diserahkan kepada masing-masing Lembaga Jasa Keuangan, Self Regulatory Organization di Pasar Modal, dan Lembaga Penunjang Profesi di Industri Jasa Keuangan," tambahnya. 

(bx/gek/rin/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news