Selasa, 26 Jan 2021
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali

Pencurian Pratima Marak, Desa Adat Diharapkan Atur Makemit  

12 Januari 2021, 18: 42: 30 WIB | editor : I Komang Gede Doktrinaya

Pencurian Pratima Marak, Desa Adat Diharapkan Atur Makemit  

Ketua MMDP Tabanan I Wayan Tontra. (istimewa)

Share this      

TABANAN, BALI EXPRESS - Majelis Madya Desa Pekraman (MMDP) Kabupaten Tabanan akan segera bersurat ke para Bendesa di Tabanan untuk meningkatkan kewaspadaannya, karena maraknya pencurian pratima di Bali. Apalagi adanya dua kasus pencurian pratima di wilayah Kabupaten Tabanan di tahun 2020 yang belum bisa diungkap pihak kepolisian.

Ketua MMDP Tabanan I Wayan Tontra, Selasa (12/1) mengatakan,  segera akan bersurat kepada seluruh Bendesa se-Kabupaten Tabanan untuk meningkatkan kewaspadaan. "Kita lakukan upaya antisipasi dengan lebih meningkatkan kewaspadaan. Sehabis Siwaratri kita akan bersurat," tegasnya.

Dalam meningkatkan kewaspadaan, tentunya Desa Adat atau Desa Pakraman serta pangempon pura diharapkan dapat juga meningkatkan penjagaan. Di samping itu, penyimpanan pratima atau benda-benda sakral lainnya juga harus benar-benar diperhatikan. 

"Diatur teknis pengamanannya, mungkin bisa digiatkan makemit, tapi harus tetap menaati protokol kesehatan (prokes) Covid-19 karena sekarang masih masa pandemi," papar pria yang juga Ketua PHDI Tabanan tersebut.

Tentunya segala upaya yang dilakukan harus tetap berkoordinasi dengan Babinsa serta Bhabinkamtibmas yang ada di desa masing-masing. "Kita berharap kejadian seperti pencurian pratima tidak lagi terjadi," tandasnya. 

(bx/ras/rin/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news