Selasa, 26 Jan 2021
baliexpress
Home > Bisnis
icon featured
Bisnis

PPKM, Penumpang Bandara Ngurah Rai Turun Tipis

12 Januari 2021, 20: 45: 49 WIB | editor : I Putu Suyatra

PPKM, Penumpang Bandara Ngurah Rai Turun Tipis

BANDARA: Aktivitas di Bandara Ngurah Rai. (ISTIMEWA)

Share this      

DENPASAR, BALI EXPRESS - Adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyrakat di Kota Denpasar dan Kabuoaten Badung sejak tanggal 11-30 Januari mendarang tidak saja membawa dampak pada lalu lintas penerbangan di Bandara I Gusti Ngurah Rai. Pada hari pertama pemberlakuan PPKM yakni pada hari Senin lalu, lalu lintas penumpang pesawat yang datang ke Bali mengalami penurunan.

Stakeholder Relation Manager Angkasa Pura I Ngurah Rai Taufan Yudhistira ketika dikonfirmasi Selasa kemarin (12/1) mengatakan jumlah penumpang pesawat yang datang ke Bali pada Senin lalu sebanyak 2.644 yang diangkut dengan 49 unit pesawat. "Hari pertama PPKM diberlakukan, jumlah penumpang pesawat di terminal kedarangan Bandara Ngurah Rai turun dari dua hari sebelumnya yakni 5.309 penumpang pada hati Minggu dan 5.466 penumpang pada hari Sabtu," jelasnya.

Sementara itu, untuk jumlah penumpang yang meninggalkan Pulau Bali pada Senin (11/1) lalu sebanyak 3.103 penumpang. Sedangkan dua hari sebelumnya, yakni Minggu (10/1) jumlah penumpang yang meninggalkan Pulau Bali sebanyak 6.3871 penumpang dan sebanyak 4.896 penumpang pada hsri Sabtu lalu.

Meskioun trend aktivitas penumpang di bandara Ngurah Rai mengalami penurunan, namun Taufan mengakui trtp menerapkan protokol lesehatan bagi par penumpang yang datang mauoun yang pergi dari Bali melalui bandara Ngurah Rai melalui fasilitas posko rapid tes yang sudah disiapkan.

Selain menyiapkan infrastruktur, PT Angkasa Pura I (Persero) juga selalu berkoordinasi dengan instansi komunitas bandar udara lain, serta dengan instansi terkait dalam mengawal kelancaran transportasi udara dalam masa pandemi ini.

Adapun bentuk koordinasi dan sinergi yang dilakukan adalah tetap berkomunikasi baiik dengan instansi komunitas bandar udara, seperti maskapai, Kantor Kesehatan Pelabuhan, Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah IV, ground handling, maupun dengan instansi terkait seperti Satgas Penanganan COVID-19 Provinsi Bali.

Sementara itu, terkait optimalisasi terminal, Taufan mengatakan pihak Bandara sudab mengatur jadwal operasional penerbangan. "Untuk saat ini, operasionalnya kami melayani 26  penerbangan setiap jamnya, dengan pembagian 14 penerbangan kedatangan dan 12 keberangkatan per jam. Sebelumnya, setiap jamnya terminal bandar udara diatur untuk melayani 18 penerbangan/jam," paparnya.

(bx/gek/yes/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news