Senin, 25 Jan 2021
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali

Pengedar Narkotika Dalam Kemasan Kopi Divonis 10 Tahun

12 Januari 2021, 21: 03: 53 WIB | editor : I Putu Suyatra

Pengedar Narkotika Dalam  Kemasan Kopi Divonis 10 Tahun

BACA PUTUSAN: Hakim Atmaja baca putusan secara virtual. (ISTIMEWA)

Share this      

DENPASAR,BALI EXPRESS - Alif Fajar Lindu Kartika, 28 divonis 10 tahun penjara, Selasa (12/1) di PN Denpasar. Pengangguran yang tinggal di Jalan Iman Bonjol, Denpasar Barat ini terbukti mengedarkan narkoba.

Sebagaimana dijelaskan jaksa Putu Sugiawan usai sidang  online dipimpin hakim IGN Putra Atmaja, bahwa hukuman tersebut hanya dipotong satu tahun dari tuntutan jaksa  yakni 11 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan penjara.

"Menyatakan terdakwa terbukti bersalah sebagaimana tertuang dalam Pasal 114 ayat (2) UU RI No. 35/2009 tentang Narkotika menjadi perantara jual beli ekstasi sebanyak 85 butir dengan berat total 13,45 gram netto," sebut hakim Atmaja dalam putusannya.

Perbuatan terdakwa ditegaskan terbukti melanggar Pasal 111 ayat (1) UU RI No. 35/2009 tentang Narkotika sebagai pemilik Narkotika jenis ganja sebanyak 4 paket dengan total berat 108,36 gram netto.

Terdakwa ditangkap  Sabtu, 15 Agustus 2020 sekira pukul 00.30 wita. Dari penggeledahan Ditresnarkoba Polda Balidi tempat tinggal terdakwa tepatnya di Jalan Dewi Uma III, Gang Ngurah Bagus No. 14,  Pemogan, Denpasar Selatan ditemukan1 buah sachet kopi merk Luwak White  Coffee. Dalam kemasan itu berisi 5 kapsul ekstasi untuk diedarkan, dan 3 paket plastik klip masing-masing berisi ekstasi sebanyak 80 butir.

Tak hanya itu, polisi juga menemukan 3 paket plastik klip 4 paket plastik klip berisi ganja yang disembunyikan di lemari pakaiannya. Hasil interogasi awal, Alif mendapat barang terlarang itu dari seseorang bernama Indra yang hingga kini masih jadi buron.

(bx/har/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news