Selasa, 26 Jan 2021
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali

Baru Tiga Hari, Petugas Catat Ratusan Pelanggar Selama PKM di Tabanan

13 Januari 2021, 17: 42: 20 WIB | editor : I Putu Suyatra

Baru Tiga Hari, Petugas Catat Ratusan Pelanggar Selama PKM di Tabanan

PKM: Petugas saat melakukan operasi pendisiplinan PKM di kawasan Danau Beratan, Rabu (13/1). (ISTIMEWA)

Share this      

TABANAN, BALI EXPRESS - Sejak Kabupaten Tabanan menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mulai tanggal 11 Januari 2020 hingga Rabu (13/1), ditemukan sebanyak 508 orang yang melakukan pelanggaran. Selanjutnya para pelanggar tersebut ada yang diberikan teguran lisan, tindakan fisik, denda hingga teguran tertulis.

Kepala Satpol PP Tabanan I Wayan Sarba menyebutkan selama tiga hari penerapan PPKM, pihaknya menjaring 508 orang yang melakukan pelanggaran. Dimana dari jumlah tersebut sebanyak 471 mendapatkan teguran lisan, 27 orang diberikan tindakan fisik, 7 orang dikenai denda dan 3 orang diberikan teguran tertulis. "Pelanggaran yang dilakukan sebagian adalah tidak membawa masker, ada juga yang membawa masker tapi tidak digunakan dengan cara yang benar," tegasnya.

Selanjutnya pelanggar yang membawa masker namun tidak digunakan dengan benar diberikan teguran serta edukasi penggunaan masker yang baik dan benar. Ada pula yang diberikan tindakan fisik berupa push up. Sedangkan bagi pelanggar yang tidak membawa dan menggunakan masker dikenakan denda. "Dan bagi pelanggar yang tidak membawa dan menggunakan masker, tidak membawa identitas diri dan tidak membawa uang untuk membayar denda itu kita berikan teguran tertulis dan diminta datang ke Kantor Satpol PP Tabanan untuk menyelesaikan denda," papar Sarba.

Ditambahkannya jika selama PPKM berlangsung pihaknya setiap hari turun ke lapangan melakukan operasi bersama tim yang terdiri dari TNI, Polri, Dinas Perhubungan hingga Dinas Kesehatan dengan total mencapai 200 personil yang tersebar di 10 Kecamatan di Tabanan. "Tim melakukan operasi pagi dan malam, jadi pagi ada 5 tim yang turun dan malam 5 tim," sambungnya.

Selain menyasar masyarakat yang tidak menggunakan masker, tim juga mengatensi kerumunan atau kegiatan serta tempat-tempat yang menimbulkan kerumunan. "Kalau ada akan langsung kita bubarkan," tandasnya.

(bx/ras/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news