Kamis, 04 Mar 2021
baliexpress
Home > Sportainment
icon featured
Sportainment

Tunggu SK Turun, Atlet Putri Rugby PON Bali Dievaluasi 

14 Januari 2021, 07: 02: 01 WIB | editor : I Komang Gede Doktrinaya

Tunggu SK Turun, Atlet Putri Rugby PON Bali Dievaluasi 

RUGBY : Tim Putri Rugby PON Bali saat mengikuti sesi foto bersama. ( Instagram PRUI Bali)

Share this      

DENPASAR, BALI EXPRESS - Keterbatasan waktu serta pandemi Covid-19, membuat persiapan atlet Pekan Olahraga Nasional (PON) Bali agak tersendat sendat. Tak terkecuali atlet putri rugby PON Bali yang kini mengalami penurunan fisik.

Dalam waktu dekat, seluruh tim maupun official rugby bakal dipanggil dan segera dievaluasi mengenai fisik para atlet.

Menurut Ketua Umum Pengprov Persatuan Rugby Union Indonesia (PRUI) Bali Made Erawan, pihaknya dalam waktu dekat bakal segera mengadakan pertemuan dengan tim. Hanya saja, proses pemanggilan itu menunggu Surat Keputusan (SK) terlebih dulu, mengingat Made Erawan baru saja ditetapkan sebagai ketua umum. 

“Kemungkinan pekan ini SK keluar. Setelah SK kepengurusan turun, maka saya akan memanggil 14 atlet rugby putri PON Bali, begitu juga pelatihnya. Tujuannya untuk melakukan evaluasi agar bisa diketahui secepatnya apa yang harus diperbaiki ,” ungkap Erawan, Rabu (13/1) kemarin.

Disebutkannya, masalah fisik menjadi fokus utama, karena pesan dari KONI Bali saat audiensi beberapa waktu lalu, mengutarakan jika sebagian besar fisik atlet mengalami penurunan akibat pandemi Covid-19 yang berkepanjangan.

“Apa yang disampaikan oleh KONI Bali itu benar. Tak hanya di cabor rugby saja, namun saya rasa semua cabor mengalami itu semuanya. Karena latihan tidak bisa maksimal. Dasar itulah yang bakal kami fokuskan di tim rugby PON Bali. Jadi begitu tahu jika memang atlet kami ada penurunan fisik, maka bakal secepatnya akan dilakukan pembenahan,” tegas Erawan.

Apalagi rugby Bali ingin memberikan prestasi terbaiknya untuk Bali, dan itu menjadi komitmen serta tekad pengurus baru PRUI Bali bersama pelatih dan para atlet putri. “Kami akan melakukan persiapan tim sebaik mungkin, sebelum turun di PON Papua mendatang. Ini juga menjadi salah satunya tantangan bagi kami pengurus baru,” imbuh Erawan.

Dikatakannya ke-14 atlet tersebut saat ini namanya diprogram Pelatda Bali. Namun, ke depannya tak menutup kemungkinan ada promosi maupun degradasi. Semuanya kembali ke kebijakan KONI Bali apakah semua dikirim atau tidak. “Terpenting kami siapkan atlet sebaik mungkin untuk PON Papua,” pungkas Erawan. 

(bx/dip/rin/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news