Rabu, 20 Jan 2021
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali

Karangasem Jangan Zona Merah Lagi

14 Januari 2021, 07: 31: 21 WIB | editor : I Komang Gede Doktrinaya

Karangasem Jangan Zona Merah Lagi

I Gusti Bagus Putra Pertama (Agus Eka Purna Negara/Bali Express)

Share this      

AMLAPURA, BALI EXPRESS — Harapan untuk menurunkan kembali angka konfirmasi positif Covid-19 di Karangasem masih ada. Pemerintah setempat harus lebih gencar sosialisasi pencegahan penularan Covid-19 agar wilayah Karangasem yang kini zona oranye, tak masuk zona merah lagi.

Sidak protokol kesehatan (prokes) di sejumlah titik juga tak boleh kendor. Ini guna menyadarkan masyarakat betapa pentingnya pencegahan penularan dengan disiplin penerapan wajib masker, hindari berkerumun, dan juga cuci tangan di air mengalir dengan sabun. Sebab, kasus transmisi lokal terus menunjukkan angka yang tak sedikit tiap harinya.

Data Satgas Covid-19 Karangasem selama hampir dua pekan ini, sejak 1-13 Januari, menunjukkan tambahan kasus konfirmasi positif Covid-19 berjumlah 65 kasus. Laporan terbanyak pada Selasa (12/1) sebanyak 13 kasus. Sedangkan data per Rabu (13/1), tambahan hanya tujuh kasus.

Koordinator Bidang Kesehatan Satgas Covid-19 Karangasem dr. I Gusti Bagus Putra Pertama tidak memungkiri terjadi tren peningkatan kasus. Karena ini pula, sejumlah program yang dicanangkan dimulai pada awal Januari harus tertunda sementara demi keselamatan masyarakat. Salah satunya penundaan belajar tatap muka di SD-SMP.

Langkah ini diambil dengan mempertimbangkan perkembangan kasus Covid-19 yang cenderung meningkat. Ditambah situasi nasional yang juga belum mereda. Untuk itu, Putra Pertama mengimbau masyarakat untuk tertib prokes. "Ini harus bersama-sama untuk menekan penularan tidak meluas. Kami berharap kasus menurun," ucap Putra Pertama, kemarin (13/1).

Dia menjelaskan, kasus terbanyak tercatat di Kecamatan Karangasem, Bebandem, Selat, Rendang, dan Kecamatan Abang. Kasus pasien baru rata-rata berusia 40 tahun ke atas, dan transmisi lokal dari klaster keluarga. Sehingga Karangasem mencatat 1.138 kasus pernah terjadi dan 1.029 orang di antaranya sembuh.

Kasus meninggal dunia karena terkonfirmasi positif tercatat 53 kasus, serta sisanya masih perawatan di rumah sakit. Ditambahkan, dalam jangka waktu yang sama, pasien yang dinyatakan sembuh juga alami peningkatan. Pasien yang sembuh sebanyak 32 orang sejak 1-13 Januari 2021.

(bx/aka/rin/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news