Kamis, 04 Mar 2021
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali

99 Vaksinator Siap, Vaksinasi Nakes di Jembrana Bakal Dikebut

27 Januari 2021, 21: 10: 05 WIB | editor : I Komang Gede Doktrinaya

99 Vaksinator Siap, Vaksinasi Nakes di Jembrana Bakal Dikebut

VAKSIN : Rapat kesiapan Pokja Vaksin Covid-19 Jembrana di Ruang Rapat Lantai III Kantor Bupati Jembrana, Rabu (27/1) (Gde Riantory/Bali Express)

Share this      

NEGARA, BALI EXPRESS - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Jembrana terus memantapkan kesiapan jelang pelaksanaan vaksinasi Covid-19 serentak, Jumat (29/1) mendatang. 

Satgas Covid-19 Jembrana menyiapkan 99 tenaga vaksinator untuk vaksinasi tahap I di Jembrana. Mereka nantinya akan disebar ke 12 fasilitas kesehatan (faskes) yang ada di Jembrana, diantaranya 10 Puskesmas, RSU Negara serta Klinik Kesehatan Polres Jembrana.

Ditemui usai Rapat Kesiapan Vaksinasi bersama Kelompok Kerja (Pokja) Vaksin Covid-19 Jembrana, Rabu (27/1), Juru Bicara (Jubir) Satgas Covid-19 Jembrana dr I Gusti Agung Putu Arisantha mengatakan, untuk jumlah vaksinator yang akan melakukan vaksinasi itu masih sangat mungkin bertambah. 

Hal itu seiring dengan kesiapan dan pelatihan tenaga vaksinasi yang dilakukan tenaga kesehatan. Selain itu, di masing-masing faskes sebagai tempat vaksinasi, pihaknya menarget mampu memberikan vaksin hingga 50 orang per shift (sehari pelayanan). Dengan demikian dari jumlah vaksin tahap I yang diterima sebanyak 3720 vial, diharapkan mampu tuntas dalam bulan Februari ini bagi tenaga kesehatan Jembrana.

"Astungkara, vaksinasi untuk nakes di Jembrana bisa berjalan lancar dan target Februari semua (nakes) sudah lengkap mendapatkan vaksin Covid-19," ujarnya.

Arisantha menambahkan, guna mendukung target itu, pendaftaran peserta kini dipermudah dan lebih flexibel. Jika sebelumnya registrasi melalui aplikasi, kini bisa dilakukan secara manual dan baru dilaporkan secara digital setelahnya. 

Dalam registrasi manual nanti, mencantumkan NIK, nomor telepon serta kode registrasi." Juknis dari pusat sudah turun. Kini bisa manual, namun tetap melaporkan sesudahnya melalui sistem. Ini menjawab berbagai kendala di lapangan selama ini, sekaligus percepatan realisasi sesuai target pemerintah pusat," imbuhnya.

 Arisantha menjelaskan saat ini pihaknya sudah melakukan penyusunan jadwal vaksinasi di masing-masing faskes. Dalam seminggu pelayanan vaksin bisa 3-4 hari, dimana rata-rata dimulai dari pukul 09.00 - 12.00 Wita. 

Sementara untuk penyimpanan vaksin, tetap tersentral di gudang farmasi, tidak disimpan di masing-masing faskes. Rencananya, pengambilan vaksin ini, juga akan dikawal oleh kepolisian hingga ke faskes tempat pelayanan vaksinasi dilakukan.

"Jadi semuanya (vaksin) di gudang farmasi, tidak ada yang diinapkan di tempat lain. Teknis, pagi diambil oleh petugas faskes bisa menggunakan cool box," paparnya.

Pihaknya mengakui untuk pengecekan juga sudah dilakukan di masing-masing faskes yang ditunjuk sebagai tempat vaksinasi. Diantaranya ketersediaan internet sebagai sarana pelaporan bagi peserta yang sudah tervaksin kepada Satgas Covid-19 pusat. 

Saat vaksinasi nanti, tiap faskes juga menyediakan empat meja yang berfungsi sebagai alur pendaftaran dan screening. Jika lolos screening, akan disiapkan sertifikat bagi peserta yang sudah divaksin di meja 4. 

"Kami sudah siap karena tenaga vaksinator juga sudah dilatih. Pasca vaksinasi juga disediakan waktu 30 menit untuk observasi . Dari pengalaman pelaksanaan vaksin sebelumnya (Vaksin JE dan MR) sangat kecil kemungkinan dampaknya. Kami berharap target bisa tuntas sebagai syarat terbentuknya herd immunity," tandasnya. 

(bx/tor/rin/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news