Kamis, 04 Mar 2021
baliexpress
Home > Sportainment
icon featured
Sportainment

Terpilih Secara Aklamasi, Suyasa Nakhodai Lagi Askab PSSI 

20 Februari 2021, 18: 16: 58 WIB | editor : I Komang Gede Doktrinaya

Terpilih Secara Aklamasi, Suyasa Nakhodai Lagi Askab PSSI 

TERPILIH : Gede Suyasa (kanan) terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Askab PSSI Buleleng untuk periode 2021-2025 mendatang, Sabtu (20/2) pagi.  (Putu Mardika/Bali Express)

Share this      

SINGARAJA, BALI EXPRESS-Gede Suyasa kembali terpilih menakhodai Asosiasi Kabupaten Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (Askab PSSI) Buleleng, untuk periode 2021-2025 mendatang. 

Suyasa yang kini menjabat Sekda Buleleng ini terpilih lewat Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI Buleleng dengan agenda pemilihan ketua umum, yang dilangsungkan di Wantilan Praja Winangun, Kantor Bupati Buleleng, Sabtu (20/2) pagi.

Itu berarti Suyasa sudah masuk periode keempat dalam memimpin PSSI Buleleng. Sebelumnya birokrat asal Tejakula ini, telah memimpin PSSI Buleleng sejak tahun 2009 lalu.

Kongres tersebut dihadiri oleh 32 klub dari total 35 klub yang tercatat sebagai anggota Askab PSSI Buleleng. Klub yang hadir dalam kongres secara aklamasi memilih Gede Suyasa sebagai Ketua Umum PSSI Buleleng.

Selain itu, klub-klub yang hadir juga secara aklamasi memilih Wakil Ketua Umum dan Executive Committee (Exco). Klub menunjuk Nyoman Suasana sebagai Wakil Ketua Umum. Sementara jajaran Exco diisi oleh I Wayan Tingkes Yasa, Made Suardana, dan Ketut Widana.

Usai kongres, Gede Suyasa mengungkapkan terima kasih pada klub-klub yang telah mempercayakan dirinya memimpin kembali PSSI Buleleng hingga tahun 2025 mendatang. Ia menegaskan akan segera membentuk kepengurusan yang terdiri dari Komite Tetap dan Departemen dalam kurun waktu dua hari mendatang. 

Sementara program kerja akan tetap dilanjutkan sesuai dengan amanat kongres yang telah dilaksanakan pada Desember 2020 lalu.

Menurutnya, pada masa pandemi ini, cabang olahraga sepakbola belum bisa bicara banyak. Sebab, olahraga sepakbola sangat berpeluang terjadi kontak fisik. Terutama dalam proses perebutan bola. Sedangkan saat ini hanya olahraga yang minim kontak fisik saja yang diizinkan melakukan latihan resmi. Sementara kompetisi masih sangat-sangat terbatas.

“Kami tentu sangat berharap kompetisi dapat digulirkan lagi. Karena kompetisi ini sangat menentukan kualitas serta kematangan pemain kita. Mudah-mudahan dengan adanya vaksin ini, Covid-19 segera teratasi, sehingga kompetisi bisa dilaksanakan kembali,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Umum Asprov PSSI Bali Ketut Suardana dalam sambutannya mengatakan, PSSI Bali juga akan segera menggelar kongres dalam kurun waktu beberapa bulan mendatang. Salah satu agenda kongres adalah merumuskan regulasi baru dalam kompetisi di Provinsi Bali. Sehingga proses pembinaan dan kompetisi dapat dilaksanakan dengan lebih profesional.

Di sisi lain, Ketua Umum KONI Buleleng Nyoman Artha Widnyana meminta agar seluruh atlet, termasuk dari cabang olahraga sepakbola, tetap menjaga kebugaran tubuh mereka. Meski PSSI sebagai induk cabang olahraga sepakbola, belum mendapat izin menggelar latihan resmi, atlet masih bisa melakukan latihan secara mandiri.

“Bukan berarti tidak boleh latihan. Untuk sementara waktu, latihan dilakukan secara mandiri. Karena kondisi kebugaran dan imunitas atlet itu harus tetap dijaga,” singkat Artha. 

(bx/dik/rin/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news