Minggu, 07 Mar 2021
baliexpress
Home > Bisnis
icon featured
Bisnis

New BMW X5 SUV Kaya Fitur Topang Kenyamanan dan Keselamatan 

21 Februari 2021, 06: 34: 36 WIB | editor : I Komang Gede Doktrinaya

New BMW X5 SUV Kaya Fitur Topang Kenyamanan dan Keselamatan 

BMW : BMW Astra bersama BMW Group Indonesia, hadirkan New BMW X5 xDrive40i xLine dengan berbagai fitur tambahan, topang kenyamanan dan keselamatan dalam berkendara. (istimewa)

Share this      

DENPASAR, BALI EXPRESS-  Sebagai pelopor dari segmen Sport Activity Vehicle BMW, BMW X5 menjadi tolak ukur pada segmen ini dengan perpaduan antara kenyamanan berkendara dan dinamika berkendara. 

BMW Astra bersama BMW Group Indonesia, kini hadirkan New BMW X5 xDrive40i xLine dengan berbagai fitur tambahan yang mendukung kenyamanan dan keselamatan dalam berkendara.

Kepala Cabang BMW Astra Bali, Ivan Abrilian, mengatakan, ada beberapa fitur tambahan yang disematkan pada New BMW X5 xDrive40i xLine, mulai dari  bangku baris ketiga, fleksibilitas pengaturan bangku baris kedua, Comfort Cushions pada sandaran kepala bangku baris kedua. 

Kemudian interior trim dalam Aluminium Mesheffect Dark, sound system Harman Kardon, Parking Assistant Plus dan Driving Assistant. "Parking Assistant Plus adalah fitur bantuan untuk parkir yang di dalamnya terdapat surround view dengan kemampuan kamera 360 derajat," jelasnya.

Driving Assistant merupakan sistem yang dapat membantu pengemudi agar pengalaman berkendara menjadi lebih aman dan nyaman. Dalam Driving Assistant terdiri dari Crossing Traffic Warning pada bagian belakang, Front Collision Warning dengan intervensi pengereman dan pencegahan tabrakan belakang, Lane Departure Warning, dan Lane Change Warning.

Versi terbaru ini juga termasuk input kemudi aktif untuk membawa kendaraan kembali ke jalur yang dimaksudkan serta feedback getaran pada setir. 

Selain itu, Driving Assistant ini juga dilengkapi dengan Front collision warning with brake intervention dan Rear collision prevention, di mana sensor pada bagian bemper beserta kamera akan memonitor kondisi di depan dan belakang kendaraan yang bisa mendeteksi risiko, sehingga sistem ini mampu membantu memperingatkan atau bahkan jika diperlukan membantu dalam hal pengereman.

Sementara sistem pengereman otomatis yang dimiliki collision warning ini dapat mengoptimalkan waktu respon pengemudi dengan sinyal visual pada instrument serta suara dan jika diperlukan kendaraan juga akan membantu pengereman. 

Sedangkan Rear collision prevention, lanjut Ivan Abrilian, juga dapat membantu pengemudi ketika ada risiko dari belakang dan secara otomatis mengaktifkan Hazard warning lights untuk memberi sinyal tanda bahaya ke pengendara di belakang.

(bx/gek/rin/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news