Kamis, 04 Mar 2021
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali

Disdik Gianyar Mulai Rancang Juknis PPDB

22 Februari 2021, 19: 11: 32 WIB | editor : Nyoman Suarna

Disdik Gianyar Mulai Rancang Juknis PPDB

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gianyar, I Wayan Sadra. (Dewa Rastana/Bali Express)

Share this      

GIANYAR, BALI EXPRESS - Penerimaan  Peserta Didik Baru (PPDB) sering kali menimbulkan polemik di suatu daerah apabila tidak dirancang dengan baik. Maka dari itu, dari jauh-jauh hari, Dinas Pendidikan Kabupaten Gianyar telah menyiapkan petunjuk teknis (juknis) PPDB Tahun Ajaran 2021/2022. 

Kepala Dinas Pendidikan Gianyar, I Wayan Sadra mengatakan bahwa secara umum, juknis PPDB tahun ajaran 2021/2022 sama dengan PPDB tahun ajaran sebelumnya. Namun ada sedikit perbedaan, yakni calon peserta didik pada jalur zonasi bisa mendaftar di dua sekolah.  "Calon peserta didik jalur zonasi memiliki hak untuk mendaftar di dua sekolah. Dengan pertimbangan, jika tidak diterima di pilihan 1, bisa diterima di pilihan 2," ungkapnya saat ditemui Senin (22/2).

Sedangkan untuk juknis lainnya, kata dia masih sama masih sama seperti tahun sebelumnya. Dimana Dinas Pendidikan memfasilitasi PPDB, dan yang menentukan apakah calon peserta itu diterima atau tidak adalah pihak sekolah bersangkutan. "Dan Disdik juga sudah mensosialisasikan Juknis ini pada MKKS dan K3S. Semoga tidak ada revisi lagi," lanjutnya.

Ditambahkannya jika setelah juknis disosialisasikan maka MKKS dan K3S akan meneruskan ke masing-masing Kepala Sekolah SMP di Gianyar. 

Sementara itu, Pengurus MKKS Gianyar, Dewa Nyoman Bawa menuturkan bahwa pelaksanaan PPDB mengacu pada Permendikbud Nomor 1 Tahun 2021. Dan tim PPDB Gianyar juga telah menggelar rapat membahas hal tersebut. Dimana ada 4 jalur pendaftaran yang terdiri dari Zonasi, Prestasi, Afirmasi dan Perpindahan Orang Tua. "Masing-masing jalur memiliki presentase pemenuhan, diantaranya minimal 50 persen jalur zonasi, minimal 15 persen afirmasi (siswa kurang mampu), 5 persen perpindahan orang tua dan 30 persen prestasi. Dan itu sudah dituangkan dalam Juknis. Zonasi sudah dibuat, Zonasi 1,2 dan 3," papar pria yang juga Kepala Sekolah SMPN 1 Gianyar tersebut.

Kemudian bagi peserta didik yang memilih jalur prestasi dan afirmasi, diperbolehkan mendaftar diluar zonasi. Ia mencontohkan, calon peserta didik asal Sukawati, bisa daftar di Gianyar lewat jalur prestasi atau afirmasi. Selanjutnya kuota jalur prestasi maksimal 30 persen akan disesuaikan dengan pemenuhan kuota jalur zonasi. Yang nantinya akan dilihat ketentuan pemenuhan maksimal minimal terpenuhi. "Kalau zonasi melebihi minimal 50 persen, otomatis berdampak pada kuota jalur prestasi," imbuhnya.

Dan meskipun pandemi Covid-19 yang terjadi membuat pelaksanaan kompetensi akademik maupun non akademik dibatasi, pihaknya optimis jalur prestasi akan tetap diminati. "Apalagi sertifikat diakui 3 tahun sejak kompetisi. Mau itu prestasi akademik, non akademik, mapun seni, kami yakin masih akan diminati," tandasnya. 

(bx/ras/man/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news