Minggu, 07 Mar 2021
baliexpress
Home > Bali
icon featured
Bali
COVID-19

RSUD Bali Mandara Gelar Vaksinasi Tahap II

23 Februari 2021, 18: 59: 52 WIB | editor : I Putu Suyatra

RSUD Bali Mandara Gelar Vaksinasi Tahap II

VAKSINASI: RSUD Bali Mandara melaksanakan vaksinasi tahap kedua Selasa (23/2). (ISTIMEWA)

Share this      

DENPASAR, BALI EXPRESS - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bali Mandara mengawali kegiatan vaksinasi tahap II untuk sasaran selanjutnya yakni pelayan publik pada Selasa (23/2). Pelayan publik yang diutamakan yakni lanjut usia atau lansia. Selain menggelar vaksinasi tahap II, rumah sakit juga melanjutkan pemberian vaksinasi dosis kedua pada tenaga kesehatan (nakes) yang sempat terhenti karena stok vaksin kosong. Baru pada Senin (22/2) lalu, RSUD Bali Mandara menerima vaksin Sinovac dari Dinas Kesehatan Provinsi Bali sekitar 10 ribu dosis vaksin.

Kasubag Umum dan Humas RSUD Bali Mandara, I Gusti Agung Putu Aditya Mahendra menyampaikan, kegiatan vaksinasi ini berlangsung di Poli Vaksin RSUD Bali Mandara. Sesi pertama dimulai pukul 07.30 hingga pukul 12.00 yang diperuntukkan bagi masyarakat umum lansia. Sedangkan sesi kedua pemberian vaksinasi dosis kedua pada nakes mulai dari pukul 13.00 hingga pukul 15.00. 

Dalam seharinya, target vaksin yang akan dikeluarkan sebanyak 200 dosis. Yang mana pembagiannya meliputi 50 dosis untuk masyarakat umum lansia dan 150 untuk pemberian dosis kedua pada nakes. “Perhari target kami sebanyak 50 dosis untuk masyarakat lansia dan 150 dosis untuk pemberian dosis kedua pada nakes. Sistematikanya bagi masyarakat lansia yang ingin mengikuti kegiatan vaksin agar mendaftar melalui link google form. Setelah itu pasien akan menentukan pada tanggal berapa ingin divaksin di RSUD Bali Mandara. Jadi pasien yang datang ke poli vaksin sudah mendaftar di link tersebut,” jelasnya. 

Bagi masyarakat lansia yang akan mendaftarkan diri, syaratnya meliputi ber KTP Denpasar dan berusia 60 tahun ke atas. Sebelumnya lansia juga akan mengikuti screening di rumah sakit. “Setelah mendaftarkan diri dan mendapat jadwal vaksinasi, yang bersangkutan akan mengikuti kegiatan vaksinasi di RSUD Bali Mandara bagian poli vaksin sesuai dengan tanggal yang sudah ditentukan oleh pasien tersebut,” katanya. 

Kemudian setelah datang pasien mengambil nomor antrian di pendaftaran. Di meja 1, bagian administrasi dilakukan verifikasi untuk memastikan apakah benar pasien tersebut sudah mendaftar pada google form yang telah disediakan oleh RSUD Bali Mandara. Setelah melewati proses administrasi lanjut ke meja 2 yaitu tahap screening. Nantinya, di meja tersebut dilakukan pengecekan tensi dan menanyakan kepada pasien apakah memiliki penyakit bawaan atau tidak. Setelah lolos di meja 2, akan dilanjutkan ke meja 3 yaitu pemberian vaksin.  

“Setelah penyuntikan vaksin selesai, dilanjutkan pada meja 4 yaitu bagian observasi. Pasien akan menunggu selama 30 menit untuk mengetahui apakah pasien menunjukkan efek samping atau tidak setelah divaksin Covid-19,” ujarnya. 

Jika ditemukan kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) setelah divaksin, RSBM telah menyiapkan ruang tindakan beserta dokter untuk menangani pasien tersebut. “Nantinya ketika vaksin sudah habis akan diumumkan lewat sosial media yang dimiliki oleh RSUD Bali Mandara. Intinya semua kegiatan vaksinasi akan diumumkan di sosial media milik RSUD Bali Mandara,” ungkapnya. 

Sementara itu, salah satu masyarakat lansia yang mengikuti kegiatan vaksinasi Covid-19 tahap kedua di RSBM, I Wayan Githa mengungkapkan, perasaannya biasa-biasa saja saat hendak divaksinasi. “Perasaan biasa-biasa saja tidak ada rasa takut. Karena kebetulan saya merupakan dosen kesehatan di salah satu Perguruan Tinggi Swasta (PTS, Red). Dan sebelumnya memang sudah mendaftar untuk kegiatan vaksinasi di google form. Usia saya saat ini sudah 70 tahun malah senang saat divaksin,” terangnya usai menerima vaksinasi. 

Selama menunggu 30 menit usai divaksin, Wayan Githa menyampaikan tidak merasakan efek samping. “Saya merasakan biasa saja dan tidak merasakan adanya efek samping seusai mengikuti penyuntikan vaksinasi,” katanya.

Disebutkan, pemberian dosis kedua pada masyarakat lansia yang mengikuti vaksin Covid-19, akan dilakukan pada tanggal 23 Maret mendatang. Pada pemberian dosis kedua nantinya tidak perlu melakukan pendaftaran kembali di link Google form. Pasien dapat langsung datang ke poli vaksin di RSBM. (ika)

(bx/aim/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news